Balai Arkeologi Lakukan Kegiatan Rumah Peradaban di Tidore

Foto: Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo

TIDORE - Upaya untuk memasyarakatkan hasil penelitian arkeologi secara tepat dan menyentuh langsung kepada masyarakat umum, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Balai Arkeologi Maluku menggelar kegiatan rumah peradaban pulau Tidore Tahun 2021.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Ismail Dukomalamo yang bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, Jumat (26/11/2021).

Rumah peradaban merupakan program terobosan yang ditempuh oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional beserta Balai Arkeologi di seluruh Indonesia sejak tahun 2016 dan selanjutnya rutin diselenggarakan setiap tahun di wilayah kerja masing-masing Balai Arkeologi.

Ismail Dukomalamo dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Arkeologi Provinsi Maluku Utara yang telah menetapkan Pulau Tidore sebagai salah satu lokasi Kegiatan Rumah Peradaban Tahun 2021.

“Semoga dengan adanya Rumah Peradaban ini semakin menambah daftar pengakuan bahwa Tidore memiliki sejarah yang besar, baik dalam lingkup nasional maupun korelasinya dengan sejarah peradaban dunia,” tutur Ismail.

Mengakhiri sambutannya Ismail berharap dengan Kegiatan ini, para generasi Kota Tidore Kepulauan dapat mengetahui sejarah dan tradisi budaya Tidore yang harus dijaga dan dipelihara sebagai bekal untuk menghadapi perubahan di setiap sisi kehidupan.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Muhammad Al Mujabuddawat dalam laporannya mengatakan, Rumah Peradaban Pulau Tidore Tahun 2021 terdiri dari 2 kegiatan, yaitu kegiatan lomba swafoto di objek-objek Peradaban Pulau Tidore dan acara puncak yang terdiri dari 2 rangkaian yaitu presentasi guru dan lomba cerdas cermat siswa/siswi.

Lebih lanjut Mujab menjelaskan, pada kegiatan acara puncak, seluruh karya swafoto Tim yang berpartisipasi akan dipamerkan sepanjang acara berlangsung. Adapun peserta lomba adalah tim dari delegasi guru dan siswa/siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di Kota Tidore Kepulauan.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga