Lurah dan Kades Diminta Pro Aktif

Foto: Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen saat meninjau Lokasi Terminal Sofifi

TIDORE – Untuk menuju Tidore satu data pada tahun 2022 mendatang, pihak Kelurahan dan Pemerintah Desa (Pemdes) diminta untuk meningkatkan efektifitas pelayanan, terutama mengenai pendataan.

Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, saat dikonfirmasi awak media. Dia mengatakan Lurah dan Kepala Desa (Kades) merupakan ujung tombak pemerintah daerah di tingkat terbawa. Maka dari itu, dalam hal pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), Lurah dan Kades harus lebih pro aktif melayani masyarakat.

“ Saat inikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah memiliki program yang melakukan pelayanan secara langsung, olehnya itu, apabila ada masyarakat yang belum memiliki KTP maupun KK, maka harus diperhatikan oleh Lurah dan Kades. Mereka harus mendata kemudian usulkan ke Dukcapil untuk datang melakukan perekaman dan pelayanan,” tandasnya, Selasa (7/9/2021).

Wawali mengatakan, urusan KTP dan KK seharusnya tidak perlu merepotkan masyarakat, sehingga Lurah dan Kades cukup membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mau melakukan pengurusan KTP dan KK di wilayah masing-masing untuk ditindaklanjuti ke Dukcapil.

“ Persoalan seperti ini harus diperhatikan oleh Lurah dan Kades, agar masyarakat tidak perlu buang-buang anggaran untuk mengurus masalah administrasi yang itu merupakan tanggungjawab pemerintah, lagipula tugas Lurah dan Kades juga mengurusi rakyat,” tambahnya.

Sementara untuk pihak Kecamatan, Wawali menekankan agar dapat melakukan pengawasan dengan baik, pasalnya Camat merupakan perpanjangan tangan dari Wali Kota dan Wakil di tingkat terbawa untuk memperhatikan kepentingan masyarakat. “ Camat juga harus pro aktif soal ini, sehingga dengan begitu saya dengan pak wali tinggal menerima laporannya, karena mereka digaji itu untuk melayani rakyat,” pungkasnya.

Selain melakukan pendataan terkait pelayanan KTP dan KK, Wawali juga mengharapkan agar setiap kelurahan dan desa juga bisa memperkuat data kependudukan, tujuannya agar dalam menyalurkan bantuan ke masyarakat bisa tepat sasaran berdasarkan mata pencaharian. “ Sehari dua saya akan melakukan pertemuan dengan pak Wali, Sekda, Lurah, Kades dan Camat untuk membicarakan hal ini, sehingga kedepan Tidore tidak lagi krisis data,” tegasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga