KNPI Tikep Minta Disnakertrans Tegur PLTU

Foto: Muhammad Abubakar Ketua DPD KNPI Kota Tidore Kepulauan

TIDORE - Pemutusan hubungan kerja yang dilakukan secara sepihak oleh PT. SBS kepada dua karyawan yang bekerja sebagai cleaning service di PLTU Kota Tidore Kepulauan, mendapat sorotan dari DPD KNPI Kota Tidore Kepulauan.

Muhammad Abubakar Ketua DPD KNPI Kota Tidore Kepulauan saat diconfirmasi sejumlah awak media mengaku menyayangkan langkah yang dilakukan oleh PT.SBS.

" Saya selaku Ketua KNPI sangat menyayangkan pemutusan hubungan kerja yang sepihak dilakukan oleh PT.SBS di PLTU Kota Tidore Kepulauan," cetusnya, Selasa (31/8/2021).

Kata Muhammad, langkah yang dilakukan oleh PT.SBS sendiri telah menyalahi ketentuan undang-undang ketenagakerjaan.

" Alhamdulilah, sudah ada titik terang setelah dilakukan mediasi oleh kawan-kawan SPN, sehingga besok dua karyawan yang di PHK itu sudah bisa bekerja kembali," pungkasnya.

Untuk itu, sebagai Ketua DPD KNPI dirinya berharap agar Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Tidore Kepulauan yang punya hubungan langsung dengan perusahan yang berada diwilayah hukum Kota Tidore Kepulauan agar selalu berkomunikasi dengan perusahan yang berada di PLTU.

" Sehingga apa yang dilakukan oleh perusahan di PLTU benar-benar dikontrol dan bisa berjalan dengan baik. Karena ini juga membantu masyarakat Kota Tidore Kepulauan dalam hal menekan angka pengangguran," ucapnya.

Dirinya mengkhwatirkan, jika pemutusan hubungan kerja terus dilakukan maka akan menambah angka pengangguran di Kota Tidore Kepulauan," Ini juga menjadi tanggung jawab KNPI Kota Tidore Kepulauan," tukasnya.

Muhammad juga menegaskan, bila terjadi lagi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan yang bekerja di PLTU, maka KNPI Kota Tidore Kepulauan akan membangun konsuldasi seluruh elemen pemuda melakukan aksi turun jalan menyuarahkan hak buruh.

" Jika terjadi PHK lagi, kami akan turun jalan bersama elemen pemuda menyuarahkan hal ini," tutupnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga