Wawali Tidore Selesaikan Perselisihan Pemilihan BPD Desa Bukit Durian

Foto: Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan saat berada di Kantor Desa Bukit Durian

TIDORE - Ditengah kesibukannya sebagai Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen harus turun tangan menyelesaikan perselisihan pemilihan Anggota BPD Desa Bukit Durian.

Pemilihan Anggota BPD disinyalir adanya kecurangan yang dilakakukan oknum panitia, akibatnya sejumlah kandidat melayangkan protes menolak hasil pemilihan.

Muhammad Sinen kemudian memerintahkan Kadis PMD, Abdul Rasid, Camat Oba Utara Safrudin Gamtohe, mendampinginya menemui para kandidat, panitia, dan masyarakat Bukit Durian untuk menyelesaikan persoalan tersebut, pada pada Selasa (10/8/2021) lalu.

" Saya tetap mengarahkan agar persoalan ini secepatnya diselesaikan, agar tidak menimbulkan persoalan lain yang tidak kita inginkan bersama,"ujar Muhammad Sinen.

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku Utara ini tidak menginginkan warganya saling berselisih hanya ulah oknum yang mementingkan diri sendiri. Oleh karena itu, dirinya berinisiatif turun langsung melakukan mediasi.

Muhammad Sinen menuturkan, informasi yang dia diterima bahwa panitia merubah usulan RT/RW atas delegasi yang dikirim terkait calon anggota BPD, dan tokoh yang memiliki hak suara.

Menurutnya, panitia tidak memiliki hak mengotak-atik rekomendasi RT/RWi, karena rekomendasi tersebut mutlak kewenangan mereka. Sementara panitia wajib melaksanakan usulan dari bawah.

Disamping itu, ada salah satu kandidat yang diketahui bernama Jakson tidak memiliki suara, padahal ayah dari kandidat tersebut juga memiliki hak suara, dan memastikan telah mencoblos Jakson.

" Ini yang kami mau luruskan persoalannya, biar bagaimana pun keadilan harus kita tegakkan. Prinsipnya saya tidak mau terjadi konflik di masyarakat,"tegasnya

Langkah cepat Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, karena dinilai merespon konflik yang terjadi ditengah masyarakat. " Kami sangat berterima kasih kepada pak Wakil Wali Kota yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat desa Durian,"ujar salah satu warga yang enggan namanya disebutkan

Dia khawatir kalau semakin larut persoalannya, bakal berdampak pada kondisi sosial masyarakat, dan pelayanan publik. Karena pemerintah desa menjadi tidak fokus karena dirundung persoalan tersebut.

"Kami berharap kehadiran Pemkot Tidore memberikan solusi terbaik untuk masyarakat,"tandasnya

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga