Isolasi Mandiri Tidak Dikontrol, Karyawan PLTU Tidore Berkeliaran

Foto: Ilustarsi Isolasi Mandiri Covid-19

TIDORE - Karyawan Perusahan Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berada di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara yang menjalani isolasi mandiri dirumah berkeliaran ke rumah warga.

Selain berkeliaran, para karyawan yang menjalani isolasi mandiri ini juga diduga tidak diperhatikan kesahatannya oleh PLTU selama menjalani isolasi mandiri.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun media ini, sejumlah karyawan yang menjalani isolasi mandiri itu, hanya dua kali diberikan obat oleh pihak PLTU Tidore, padahal mereka (karyawan) yang menjalani isolasi mandiri kurang lebih 20 hari lamanya.

Padahal, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Satgas Covid-19 gencar melakukan upaya penanganan wabah covid-19, sehingga ada warga yang menjalani isolasi mandiri dilarang untuk keluar rumah apalagi mendatangi rumah warga, Rabu (4/8/2021).

Berkeliarannya karyawan yang menjalani isolasi mandiri itu menandakan bahwa perusahan plat merah ini terkesan cuek dengan wabah covid-19 ini, sehingga membiarkan karyawan yang menjalani isolasi mandiri begitu saja tanpa dikontrol.

Menanggapi hal itu, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, Saiful Salim saat diconfirmasi media ini mengaku sangat menyayangkan karyawan PLTU Tidore yang menjalani isolasi mandiri berkeliaran ke rumah warga.

" Itu tentunya sangat membahyakan warga lain, maksud kita untuk melakukan isolasi mandiri itu agar bisa memutuskan mata rantai penularan covid-19, waktu isolasi mandiri jugakan cuma 10 hari plus 3 hari pemantaun gejala, jika tidak ada gejala, segera ke puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan terkahir sehingga bisa dikeluarkan surat keterangan selesai isoman dan dinyatakan sembuh," kata Saiful.

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan minta agar pihak PLTU benar-benar melakukan pengawasan kepada karyawannya yang sementara menjalani isolasi mandiri," Saya kira ini waktu yang tidak terlalu lama, kita bisa bersabar sebentar. Kita butuh kerja samanya, selain itu kami harapkan juga untuk karyawan yang sementara isolasi mandiri agar benar-benar patuh terhadap prosedur isolasi mandiri itu sendiri," cetusnya.

Lebih lanjut, Saiful menambahkan, Satgas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan juga akan melakukan tindakan tegas dengan melibatkan aparat keamanan jika kedapatan masih ada warga yang jalani isolasi mandiri berkeliaran.

Selain itu partisipasi pihak Kelurahan/Desa juga sangat diharapkan untuk memantau masyarakat yang sementara jalani isolasi mandiri," Kelurahan/Desa saya kira sudah punya Satgas, keterlibatan masyarkat juga sangat diharapkan," harapnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga