Wali Kota Larang ASN Tidore Keluar Daerah

Foto: Rapat Satgas Covid-19

TIDORE - Melihat trend peningkatan penyebaran Covid-19 di Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo bergerak cepat dengan memimpin rapat satuan tugas penanganan covid-19 guna membicarakan langkah antisipasi dan penanganan yang bersifat segera oleh Satgas covid-19, rapat tersebut berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota, Jumat (2/7/2021).

Dalam kesempatan tersebut Sekertaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo mengatakan terkait dengan maraknya penyebaran covid-19 ini maka instruksi Wali Kota Tidore Capt. Ali Ibrahim kepada ASN di Kota Tidore Kepulauan yang memuat 5 poin, diantaranya.

• Pelaksanaan apel pagi dan sore di tiadakan mulai 5 Juli-23 Juli 2021.

• Dilarang melaksanakan kegiatan perjalanan dinas keluar daerah terutama di luar Provinsi Maluku Utara.

• Bagi pimpinan OPD dan ASN Kota Tidore Kepulauan yang sementara melakukan perjalanan keluar daerah agar wajib melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari setelah kembali dari perjalanan dinas.

• Pimpinan OPD agar memberlakukan sistem sift, dan wajib memakai masker.

Lebih lanjut Ismail Dukomalamo mengatakan, instruksi ke Masyarakat membutuhkan tanda tangan dari tim covid 19, untuk itu rapat hari ini dilakukan guna membicarakan langkah antisipasi dan upaya pencegahan covid 19 di lingkungan masyarakat, sekaligus membentuk tim dan membicarakan sanksi yang diberikan.

" Walikota mengharapkan agar terkait dengan penanganan Covid-19 ini membutuhkan peran serta seluruh ASN di Kota Tidore Kepulauan terutama yang berada di tim covid 19, Kapolres dan Dandim minta kerjasamanya dalam rangka pencegahan covid 19, semoga Kota Tidore Kepulauan bisa segera terbebas dari musibah ini," tutur Ismail.

Sementara itu berdasarkan laporan dari Juru Bicara Covid-19 Kota Tidore Kepulauan Saiful Sadim menjabarkan, siaga 1 kasus positif pertanggal 2 Juli 2021 di Kota Tidore Kepulauan sebanyak 38 orang, 9 orang sedang dalam perawatan rata-rata usia tua, kasus aktif sebanyak 68 orang, 99% hasil antigen akurat.

" Penerapan 5 M, 3T, dan Vaksinasi terus dilakukan mengingat vaksinasi sangat efektif, tahap pertama target vaksinasi sudah mencapai 50%, untuk kendalanya saat ini di Kota Tidore Kepulauan belum bisa menentukan apakah ini virus varian baru atau bukan," jelas Saiful.

Pada rapat gabungan tersebut TNI-Polri menyatakan sikap akan turut serta bahu-membahu untuk menekan penyebaran virus covid-19 di Kota Tidore Kepulauan baik berupa melakukan pengamanan protokol kesehatan, himbauan secara lisan maupun surat edaran.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga