Penerapan K3 dan Perhatian Pemerintah Untuk Keselamatan Buruh

Foto: Mardianto Musa

Pentingnya sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang mumpuni disetiap operasional sebuah Perusahan sebagaimana ketentuan perundang-undangan nomor 1 tahun 1970 dan nomor 23 tahun 1992 mengenai keselamatan kerja yang mengatur semua hak kewajiban tenaga kerja dan perusahaan dalam urusan K3, namun hal ini rupanya masih belum berlaku ketat di perusahan PT Indonesia Weda Bay Industri Park (IWIP) di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara.

Masyarakat Maluku Utara patuh bersyukur dengan kehadiran Investasi industri PT. IWIP di Halmahera Tengah dengan mengurangi ribuan angka penganguran, namun sisi lain menjadi masalah baru di daerah karena dampak beroperasinya perusahan.
Adapun masalah lainnya yakni terbakarnya Smelter pengolahan nikel PT. IWIP beberapa waktu lalu yang memakan korban sejumlah karyawan hingga meninggalnya Arif Yunus karyawan IWIP pada tanggal 20 Juli saat dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Dengan adanya korban jiwa akibat dari kebakaran Smelter ini, semakin meyakinkan berbagai informasi yang didapatkan dari pekerja maupun mantan Pekerja IWIP bahwa perlengkapan Safety tidak sesuai dengan ketentuan, seharusnya kostum yang digunakan para pekerja bukan pakaian yang biasa melainkan alat pelindung diri (APD) sesuai dengan kebutuhan di areal Tanur/ Tungkuh pengeloaan Nikel.

Selain itu terjadinya kecelakaan ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah di daerah untuk mempertanyakan Amdal dan SOP pekerja dalam lokasi Tanur secara detail guna di evaluasi apakah sudah sesuai prosedur apa belum?.

Harusnya perusahan izin Industri ini memiliki kelengkapan alat peringatan dini adanya pertanda kerusakan maupun gangguan lainya agar kejadian seperti ini tidak lagi terjadi kedepanya, bilamana lemahnya pengawasan Pemerintah daerah atas keselamatan pekerja yang tidak lain anak pribumi kita sendiri yang jauh dari pantauan pemerintah pusat akan terus terjadi setiap waktu.

Sisi lain dari permasalahan ini adalah kurang baiknya komunikasi antara instansi teknis pemerintah di daerah dalam penanganan pekerja lokal dengan pihak perusahan melakukan berbagai pelatihan-pelatihan kepada pekerja agar terlatih dalam berbagai macam jenis penanganan pekerjaan dalam perusahan di PT. IWIP agar pekerja memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan, sebagaimana Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan keseluruhan kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.

Harapan besar kedepanyaan, PT.IWIP tidak lagi menayangkan kecelakaan para pekerja akibat dari kurangnya disiplin keselamatan dan mampu menciptakan budaya keselamatan yang baik serta memberdayakan dan mendorong pekerja dalam penerapan K3, Komitmen ini harus menjadi prioritas utama dalam pengoperasian PT.IWIP kedepannya.

Jika tidak maka sebaiknya perusahan ditutup dan pemerintah pusat terutama Kementerian terkait harus berani mengambil sikap tegas bukan sebaliknya melindungi kepentingan tertentu dengan mengorbankan anak Bangsa.

Akhir dari buah pikiran yang sederhana ini, Gubenur Maluku Utara KH. Gani Kasuba dan Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara sebagai bagian dari pihak yang bertanggungjawab atas keselamatan rakyatnya di Bumi para Sultan harus bisa menyuarakan problem yang terjadi dalam dunia investasi di Maluku Utara bukan hanya PT.IWIP di Halmahera Tengah melainkan sejumlah perusahan lainya yang beroperasi disini.

Rencana kedatangan para Menteri berpengaruh dalam struktur kepemimpinan Presiden Joko Widodo di Maluku Utara menjadi momen pas suara rakyat ditegakan pemimpin di daerah terutama kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Kapolri jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk penegakan Hukum, dan secara khusus harus menemui Kementerian Industri dalam rangka membicarakan sistem kerja PT. IWIP yang harus diperbaiki.

Baca Juga