Studi Banding DPRD ke Morotai Hanya Pencitraan

Foto: Ketua EK-LMND Kota Tidore Julfikar Hasan

TIDORE - Polemik kunjungan kerja dan studi banding Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan ke Kabupaten Pulau Morotai, juga mendapat sorotan dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Kota Tidore.

Menurut Ketua LMND Tidore Julfikar Hasan kepada media ini menyatakan bahwa 25 Anggota DPRD Tidak mampu melihat hal mana yang menjadi pokok serta menjadi tanggung jawab prioritas DPRD terkait dengan situasi ekonomi politik Tidore saat ini.

" Biaya perjalanan dinas DPRD yang begitu besar Rp.289 juta, harusnya dialih fungsingkan untuk subsidi alat -alat produksi petani dan nelayan jauh lebih baik ketimbang ke Morotai melalukan studi banding tekait tingkat kualitas pendidikan, kesehatan dan tol laut," ungkapnya, Kamis (17/6/2021).

Julfikar menambahkan, kegiatan kunjungan kerja dan studi banding 25 Anggota DPRD ke Kabupaten Pulau Morotai merupakan langkah pencitraan di era 4.0/digital ini.

"Jauh lebih baik jika DPRD Tidore lebih lihai dalam penggunaan teknologi, artinya Anggota DPRD Tidore harusnya memanfaatkan teknologi, bukan malah melakukan studi banding ke Morotai dengan membuang biaya yang begitu besar," tutupnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga