Anggota DPRD Tidore Diminta Kembalikan Uang Sisa Perjalanan Dinas

Foto: Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan saat disambut oleh Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai

TIDORE - Sikap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan yang dinilai menghambur-hamburkan uang saat berkunjung di Morotai berapa hari lalu, terus dipersoalkan masyarakat Kota Tidore Kepulauan.

Noval Adam, ia mendesak agar DPRD Kota Tidore Kepulauan segera mengembalikan sisa anggaran dari perjalanan dinas yang dilakukan. Pasalnya, berdasarkan rundown kegiatan milik Pemda Morotai, agenda DPRD hanya berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 14-16 Juni 2021. Namun melalui keterangan Sekwan di beberapa media, bahwa agenda tersebut berlangsung selama lima hari.

" Kalau kegiatan mereka di Morotai cuman tiga hari namun perjalananan dinasnya lima hari, maka dua hari itu mereka kemana. Olehnya itu, mereka harus mengembalikan sisa anggaran yang dua hari itu ke kas daerah," pungkasnya, Kamis (17/6/2021).

Lebih lanjut, Noval menegaskan bahwa untuk mempertanggungjawabkan agenda study banding (Stuban) DPRD Kota Tidore Kepulauan di Morotai, ia meminta agar DPRD segera membuat rekomendasi dari hasil tersebut untuk disampaikan ke Pemerintah Daerah. Jika tidak, maka ia mengancam akan mengadukan masalah ini ke ranah hukum.

" Setiap kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tentu memiliki konsekuensi hukum, kita ini bernegara, kerja-kerja Pemerintahan itu sudah diatur melalui regulasi, jadi kalau mereka tidak mampu mempertanggungjawabkan hal ini maka samahalnya DPRD telah melakukan tindakan yang menguntungkan diri sendiri secara berjamaah," pungkasnya.

Sekedar diketahui, terkait dengan perjalanan Dinas para Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan beserta 6 pendamping itu, telah menghabiskan anggaran daerah senilai Rp. 289 Juta.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga