Perairan Soasio dan Tongwai Akan Didesain Sebagai Kawasan Unggulan Bawah Laut

Foto: Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan

TIDORE - Menindaklanjuti hasil riset dari Kementerian Kelautan Republik Indonesia atas potensi wisata bawah laut di Kelurahan Soasio Kecamatan Tidore dan Kelurahan Tongowai Kecamatan Tidore Selatan, beserta arahan Wali Kota Tidore Kepulauan untuk menetapkan dua wilayah tersebut sebagai kawasan wisata bawah laut.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tidore Kepulauan bakal mendesain dua kawasan tersebut sebagai kawasan wisata unggulan. Namun untuk realisasinya kemungkinan akan dilakukan pada tahun 2022, Pasalnya untuk ditahun 2021 Disbudpar tidak memiliki anggaran yang cukup dikarenakan telah banyak program yang di refocusing.

" Di Soasio dan Tongowai itu akan dibuat destinasi wisata unggulan bawah laut. Jadi desainnya akan dibuat pada tahun 2022. Setelah desainnya sudah disiapkan kami akan serahkan ke Kementerian untuk dibangun," jelas Kepala Disbudpar Kota Tidore, Yakub Husain saat ditemui wartawan media ini diruang kerjanya, Selasa, (8/6/2021).

Yakub mengaku selain menyiapkan design untuk dua kawasan tersebut, Kelurahan Soasio dan Tongowai juga akan dimasukan dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda) yang menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah dalam mengembangkan potensi Pariwisata. Sebab jika kedua wilayah tersebut tidak dimasukan dalam Ripparda, maka sulit bagi Disbudpar untuk melakukan pengembangan.

" Tanpa Ripparda kami tidak bisa kembangkan, karena Ripparda merupakan syarat paling utama untuk pengembangan Wisata. Jadi di tahun 2022 kami juga akan melakukan revisi untuk Ripparda Kota Tikep, karena saat ini yang digunakan itu masih Ripparda tahun 2015 yang sudah tidak relevan," ungkapnya.

Yakub menambahkan untuk saat ini, pihaknya juga telah mendapatkan dukungan dari pihak Balai Cagar Budaya dalam rangka melestarikan potensi sejarah bawah laut yang berada di Kelurahan Soasio dan Tongowai. Bahkan saat ini juga sudah ada rekomendasi dari Balai terkait dengan pemeliharaan sejumlah artefak yang berada di Itogapura Halmahera Tengah.

"Jadi sejumlah artefak peninggalan kapal tenggelam yang berada di Itogapura akan dipindahkan kembali ke perairan Soaiso maupun Tongowi untuk ditata menjadi Wisata bawah laut," tandasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga