Kwatak Akan Aduhkan BPN Tidore ke Ombudsman dan KIP

Foto: Ketua Kwatak Mardianto Musa saat diwawancarai

TIDORE - Komunitas wartawan Kota Tidore (Kwatak) akan mengajukan buruknya pelayanan publik oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara ke lembaga pengawasan penyelenggaran Negara khusunya pada pelayanan publik (Ombudsman) dan Komisi Informasi Pusat (KIP) perwakilan Provinsi Maluku Utara.

Demikian ditegaskan Ketua Kwatak Kota Tidore Mardianto Musa kepada sejumlah wartawan Selasa (8/6/2021) siang tadi ,’’ Kita akan aduhkan BPN Tidore ke Ombudsman dan KIP terkait buruknya pelayanan mendapatkan informasi publik, Insha Allah dalam sehari dua kita masukan pengaduan secara tertulis,’’ kata Mardianto.

Menurut Mardianto, perlakukan pihak pertanahan dalam hal ini Kepala Pertanahan Tidore Andrya Danu Wijaya dan stafnya kepada sejumlah awak media ini sangat melenceng dari penerapan Undang-undang 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

" Kedatangan wartawan ini untuk membantu menginformasikan prestasi maupun kinerja BPN agar bagimana diketahui masyarakat bukan datang mengemis, jika kami dipersulit untuk mendapatkan infromasi maka semangat kerja BPN Tidore tak sefrekunensi dengan semangat Kementerian Pusat menyelesiakan program Presiden soal Hak tanah masyarakat,’’ ujarnya.

Kata Mardianto, tujuan dari pengaduan buruknya pelayanan publik yang dilakukan oleh BPN Kota Tidore kepada dua lembaga Negara ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan serta menerapkan standar layanan yang wajib dipenuhi sebagaimana Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan dan Pengaturan Pertanahan, maupun yang diatur dalam peraturan Menteri Agraria dan tata ruang kepala badan pertanahan Nasional nomor 4 tahun 2017 tentang standar pelayanan kemetrian Agraria pasal I dalam rangka pelayanan berkualitas , cepat, mudah , terjangkau dan terukur.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga