Staf Dinas Sosial Tidore Minta Wartawan Cari Data PKH di Google

Ilustrasi PKH

TIDORE - Aksi mencengangkan ditunjukan salah satu staf pegawai di Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan yang diketahui bernama Ono.

Bagaimana tidak, Ono yang diharapkan dapat menunjukan syarat-syarat penerima bantuan PKH maupun BPNT kepada sejumlah awak media untuk diberitakan, namun memberikan alasan bahwa file tersebut tidak ia simpan.

Padahal, ia diperintahkan langsung dari Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan Amir Gorotomole untuk menunjukan data tersebut kepada Wartawan. Akibat ketidaktahuan Ono ini, ia kemudian menyuruh wartawan agar mencari persyaratan bagi keluarga Penerima PKH maupun BPNT melalui Google.

" Filenya saya tidak simpan, jadi nanti kalian buka saja di Google," ungkapnya saat ditemui wartawan media ini, usai melakukan confirmasi dengan Kepala Dinas Sosial Kota Tidore, Amir Gorotomole, Kamis, (3/5/2021).

Ketika ditanyakan mengenai dokumen atas syarat-syarat penerima PKH maupun BPNT yang mungkin saja disampaikan oleh Pendamping ke Dinas Sosial untuk dijadikan sebagai Arsip. Ono sepertinya terlihat bingung, meskipun ia mengaku bahwa dokumennya telah dimasukan, namun ia terkesan lupa, dan acuh atas perintah dari atasannya.

Sekedar diketahui, kejadian ini bermula saat sejumlah wartawan melakukan wawancara dengan Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Amir Gorotomole, di ruang kerjanya pada Kamis, (3/5/2021) siang tadi, mengenai data penerima bantuan PKH dan BPNT.

Setelah mendapatkan penjelasan mengenai data PKH dan BPNT. Awak media kemudian menanyakan syarat-syarat bagi penerima bantuan PKH maupun BPNT, hanya saja, mungkin karena persyaratannya juga banyak sehingga membuat Kadis Sosial tidak begitu hafal, ia kemudian meminta wartawan untuk menanyakan langsung ke stafnya yang bernama Ono, hal itu dikarenakan Ono dianggap sebagai staf yang mengurusi terkait dengan masalah PKH dan BPNT.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga