Operasi Ramadaniya Polres Tidore Berlangsung 12 Hari

Foto: Penyematan pita tanda operasi ketupat oleh Wali Kota Capt. Ali Ibrahim

TIDORE - Menjelang perayaan idul fitri 1442 hijriah/2021, Kepolisian Resort Tidore  Tidore Kepulauan mengelar apel pasukan pengaman hari raya idul fitri yang dipusatkan di halaman Polres Tidore, Kelurahan Goto, Rabu (5/5/2021).

Apel gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas perhubungan dan Satpol-PP ini mengusung tema “ Melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kieraha 2021 Kita Tingkatkan Sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah”.

Pada apel pasukan tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan mendapat kehormatan bertindak sebagai inspektur upacara. Kapolri  Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan Wali Kota Capt. Ali Ibrahim, mengatakan, apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak diseluruh Polda dan Polres," Ini bertujuan untuk mengecek kesiapan akhir personel beserta kelengkapannya dan kesiapan institusi lain yang terlibat," kata Kapolri dalam sambutannya yang dibacakan Wali Kota Ali Ibrahim.

Listyo Sigit Prabowo mengatakan, sandi operasi dalam rangka pengamanan hari raya idul fitri selama ini dikenal dengan " Ketupat ", pada tahun  ini berubah menjadi "Ramadaniya" yang merupakan singkatan ramadhan dan hari raya, yang mengandung arti harafiah suci, adil dan sempurna.

" Apel pengecekan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara baik dan sinergis bersama seluruh stakeholders terkait, agar situasi kamtibmas maupun kamseltibcar lantas yang kondusif dapat terwujud, sehingga masyarakat di seluruh wilayah tanah air dapat merayakan hari raya idul fitri dengan aman, nyaman, tertib dan penuh khitmad," ungkap Kapolri.

Lebih lanjut, Ali Ibrahim saat membacakan sambutan Kapolri mengatakan  target operasi Ramadaniya 2021 ini adalah terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, terjaminnya keamanan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok dan BBM, terwujudnya keamanan dalam aktivitas embarkasi dan debarkasi, terbangunnya kesiap-siagaan sistem tanggap darurat, dan termonitornya dan terdatanya semua kejadian dengan cermat, akurat dan benar.

Operasi Ramadaniya ini akan terselenggara selama 12 hari, mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 yang akan mengamankan ditempat-tempat peribadatan umat muslim, lokasi sholat Ied, pemukiman masyarakat,  jalur-jalur pergerakan orang dan barang, terminal, pelabuhan, obyek-obyek wisata.

Apel pasukan operasi Ramadaniya ini ditutup dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan dari TNI, Polri, Dinas perhubungan dan Satpol-PP.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga