62 Honorer DPPKBP3A Bakal Diangkat jadi PNS dan P3K

Foto: Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim

TIDORE - Kabar gembira bagi 62 Tenaga honorer sukarela di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tidore Kepulauan.

Pasalnya, nasib 62 tenaga honorer tersebut rencana akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Hal ini disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim saat dikonfirmasi, Senin (3/5/2021).

Orang nomor satu di Pemerintah Kota Tidore itu menjelaskan kabar gembira tersebut setelah dirinya bertemu langsung dengan Kepala BKKBN pusat Hasto Wardoyo baru-baru ini. Wali Kota dua periode itu mengaku, pada pertemuan dengan orang nomor satu di BKKBN tersebut, sekaligus menyedor usulan 62 Tenaga Penyuluh Keluarga Berencana non PNS itu," Alhamdulillah, pertemuan selama dua jam itu, beliau merespon positif atas usulan yang disampaikan itu," ungkap Ali.

Ali mengaku Hasto Wardoyo sendiri menyampaikan akan menindaklanjuti semaksimal mungkin usulan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan itu," Beliau sampaikan ke saya bahwa beliau akan lakukan semaksimal mungkin, paling tidak dari 62 orang itu, 40 bisa diangkat menjadi PNS, serta 22 lainya diangkat menjadi P3K," tandasnya.

Ali menegaskan akan mengawal terus usulan yang sudah disampaikan kepada Kepala BKKBN pusat tersebut. Pihaknya bahkan mengatakan, selain tenaga honorer dari BKKBN, dirinya juga akan berupaya juga para tenaga honorer di Dinas lainya untuk bisa diusul menjadi P3K," Insya Allah tenaga honorer lain juga akan kita upayakan, agar nasib mereka bisa diperjuangkan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kota Tidore Kepulauan Abdul Rasid saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya pertemuan Wali Kota dengan Kepala BKKBN pusat itu," Iya benar, alhamdulillah pak wali langsung yang menyampaikan usulan 62 tenaga penyuluh lapangan keluarga berencana non PNS itu ke pak Hasto, alhamdulillah beliau merespon baik dan mengupayakan semaksimal mungkin," ungkap Abdul Rasid.

Pihaknya mengatakan bahwa 62 tenaga penyuluh tersebut sudah mengabdi secara sukarela kurang lebih puluhan tahun," Untuk itu, apa yang dilakukan ini bagian dari upaya pak wali untuk menyelematkan nasib para penyuluh ini," pungkasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga