Hasil Pilkada Kepulauan Sula Ditolak

Foto: Aksi unjuk rasa dari Front Peduli Demokrasi

SANANA - Menindaklanjuti keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Front Rakyat Peduli Demokrasi (FRPD) menggelar aksi unjuk rasa di Sanana Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Sula, pada Jumat (23/04/2021) kemarin.

Dalam aksi tersebut massa menyampaikan berkas calon pasangan Fam-Sah tidak lengkap karena surat tidak dinyatakan pailit dari Pengadilan Negeri Makassar, dimana termuat keterangan untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, bukan sebagai calon di Kepulauan Sula," Berkas tidak lengkap karena surat tidak dinyatakan pailit," kata Herdiyanto Bone selaku Korlap.

Adapun nomor surat KPU diadopsi atau diketahui oleh Bupati Pulau Taliabu dalam mengeluarkan SK pemberhentian Fifian Ade Ningsi Mus. Hal ini terkesan bahwa nomor surat KPU sebelum dikeluarkan lebih dulu diketahui oleh Bupati Pulau Taliabu.

Dengan dua poin diatas maka DKPP menyatakan 5 Jomisioner KPU Kepulauan Sula diberi teguran keras," Dengan dasar tersebut Front Rakyat Peduli Demokrasi mendesak kepada Bawaslu Republik Indonesia, Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Sula untuk membatalkan penetapan paslon nomor urut 3 sebagai pasang terpilih," jelasnya.

Selain itu massa aksi juga meminta mendesak Mendagri untuk menunda pelantikan Fifian Ade Ningsi Mus," Kami juga mendesak  KPU Kabupaten Kepulauan Sula untuk membatalkan penetapan pasangan calon nomor urut 3 sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula," tegasnya.

Sementara itu , Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Sula Yuni Ayuba menyatakan putusan sidang DKPP KPU Kabupaten Kepulauan Sula dengan nomor perkara 32 diberi sanksi teguran keras. Ketua dan Anggota mendapatkan peringatan keras, kemudian Perkara 70 Ketua dan Anggota diberikan peringatan, sementara pada Perkara 86, Anggota (Ifan) mendapatkan peringatan keras, Perkara 87 Ketua dan Anggota direhabilitasi nama baik.

Selain itu, Pihak KPU Kepulauan Sula juga menerima dan menghormati keputusan DKPP, dan peringatan ini akan dijadikan motivasi untuk menyelenggarakan pemilihan kedepan lebih baik lagi," Kami jadikan ini sebagai contoh, sehingga kedepan lebih baik," tutur Ketua KPUD Kepsul Yuni Ayuba.

Penulis: Arifin
Editor: Dano

Baca Juga