Gubernur Minta Restu Sultan Tidore Soal Kawasan Khusus Sofifi

Suasana pertemuan Gubernur Maluku Utara KH.Abdul Gani Kasuba bersama Sultan Tidore Husain Sjah

TIDORE - Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperlihatkan keseriusannya untuk mengembangkan Sofifi sebagai Daerah Kawasan Khusus. Hal tersebut setelah Gubernur Maluku Utara KH, Abdul Gani Kasuba, menemui Sultan Tidore Husain Alting Sjah di Kedaton Kesultanan Tidore, pada Jumat (17/4/2021) kemarin.

Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama. Sultan Tidore, Husain Alting Sjah saat dikonfirmasi hasil pertemuan dengan Gubernur menyampaikan, ada dua hal penting yakni bagaimana mempercepat pembangunan yang ada di Sofifi yaitu dengan kawasan khusus.

Menurut perwakilan Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara ini, kawasan-kawasan khusus itu memang kalau dalam mindset kita, dalam pola pikir kita punya satu pikiran yang sama bahwa Sofifi itu harus cepat maju dan bisa sejajar dengan Kota-kota yang lain.

Dikatakan Sultan, dirinya bersama Gubernur Maluku Utara sudah bersepakat bahwa  kawasan khusus di dalamnya tidak ada Daerah Otonom Baru (DOB).

" Sofifi itu sama-sama torang pe harga diri. Oleh karena itu, tarada alasan untuk katong mau menahan. Dan tidak ada Daerah Otonomi Baru (DOB). Apa gunanya daerah otonomi baru kalau katorang masih bertikai," ungkap Sultan.

Lebih lanjut, Husain  Sjah mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut dirinya bersama Gubernur bersepakat untuk mempercantik Sofifi," Membuat Sofifi menjadi wah dan orang-orang Sofifi, orang -orang Maluku Utara membuat Sofifi itu sebagai tempat tinggal sekaligus berekonomi, berpemerintahan di sana," ungkapnya.

Selain itu Sultan juga berharap, agar Gubernur Maluku Utara KH.Adul Gani Kasuba menjadi pengedali (pemimpin) kawasan khusus sehingga tidak terjadi tarik ulur dengan yang lain.

" Saya sebagai Anggota DPD RI dan juga sebagai Sultan kami akan sama-sama dengan Gubernur, membantu Gubernur melakukan dalam fungsi pengawasan sehingga Sofifi ini betul-betul menjadi daerah kawasan khusus yang pembangunannya bisa berjalan selaras dan cepat," tegas Sultan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Gubernur Maluku Utara KH.Abdul Gani Kasuba. Gubernur memastikan wilayah Payahe dan sekitarnya juga akan disentuh infrastruktur lainnya sehingga tidak terjadi masalah.

" Terkait dengan pertanyaan apakah kawasan itu cuma di Oba sampai di Gita dan kenapa tidak ke Payahe. Saya bilang ke Sultan, Payahe juga masuk pembangunan. Yang penting Sultan juga sudah menyetujui, insya allah hari Senin kita punya usulan yang telah beliau (Sultan) berikan masukan-masukan," kata Gubernur.

KH.Abdul Gani Kasuba berjanji akam bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini sekaligus membahas peresmian kawasan khusus Ibu Kota Sofifi.

" Insya allah hari Selasa saya akan ke Jakarta ketemu Mendagri dan Insya Allah atas izin Sultan, Bupati, Walikota kita akan resmikan kawasan Sofifi," paparnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga