Bantuan Korban Pengungsi di Sula Hoax

Suasana pertemuan

SANANA - Kegiatan pengumpulan sejumlah berkas dan uang tunai berkedok bantuan korban pengungsi yang dilakukan segelintir orang dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Sula akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemkab Kepulauan Sula melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Said Losen terpaksa turun ke Desa-desa salah satunya Desa Mangega Kecamatan Sanana Utara," Bahwa iming-iming mendapatkan bantuan korban kerusuhan adalah hoax," tegas Kaban Kesbangpol, Rabu (7/4/2021).

Di Desa Mangega Kaban Kesbangpol Said Losen didampingi Kepala Desa Mangega Hamid Teapon dan Bhabinkamtibmas menggelar pertemuan dengan warga yang tak lain adalah korban penipuan bantuan kerusuhan.

Salah satu korban penipuan, Ani Sibela mengatakan, pengumpulan berkas berupa, KTP, KK dan sejumlah uang tunai senilai Rp 50.000 kepada sejumlah warga Desa Mangega Kecamatan Sanana Utara dengan iming-iming akan mendapatkan pengembalian senilai Rp.5.000.000 dilakukan oleh salah satu warga Desa Mangega yang berinisial NB alias Nursin.

Mendengar informasi tersebut, Kepala Desa Mangega Hamid Teapon langsung memanggil yang bersangkutan dan diminta keterangan. Dimana dalam keterangannya, Nursin Buamona lantas menceritakan ia disuru kumpul KTP, KK dan uang tunai oleh Fandi Lestaluhu yang diketahui penduduk Desa Fogi Kecamatan Sanana," Namun Fandi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak aktif," kata Kades.

Kepala Kesbangpol Said Losen menghimbau kepada masyarakat agar sesungguhnya Kegiatan yang dilakukan segelintir orang hoax dan tidak memiliki lembaga resmi apapun sehingga masyarakat jangan mudah percaya.

" Dari tahun 2013 sudah dipungut mulai dari Taliabu, Mangoli, Sulabesi jadi masyarakat jangan percaya karena hoax alias bohong," ungkap Kepala Kesbangpol Said Losen.

Said lantas meminta kepada pelaku pengumpulan berkas dan uang tunai agar segera mengembalikan berkas dan uang milik korban," Saya minta yang bersangkutan bisa mengembalikan uang tunai dan berkas korban, kami juga berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi" tutup Kepala Kesbangpol Said Losen.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga