BPBD Tidore Gelar Simulasi Bencana

M.Miftah Baay Pj Sekertaris Dearah saat memberikan instruksi simulasi bencana

TIDORE - Akhir-akhir ini di Provinsi Maluku Utara selalu dilanda bencana geologi dan Hidrmeteorologi, sehingga Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan menggelar kegiatan gladi kesiapsiagaan terhadap bencana yang dibuka secara resmi oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Miftah Baay, di Kantor Kelurahan Guraping Kecamatan Oba Utara, Sabtu (3/4/2021).

Pj Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan M. Miftah Baay dalam sambutnnya mengatakan bahwa  Provinsi Maluku Utara pada akhir-akhir ini selalu dilanda bencana geologi dan hidrometeorologi sehingga dengan  mengantisipasi bencana yang selalu datang BPBD Kota Tidore menggelar kegiatan gladi kesiapsiangan terhadap Bencana, serta kegiatan ini juga bertepatan dengan Negara yang mengalami bencana non alam yaitu Covid-19 sehingga menjadi perhatian untuk tetap  patuhi protokol kesehatan  agar penyebaran Covid-19 ini dapat  dicegah.

" Bukan hanya dalam hal bencana namun dalam semua hal, pengemanan diri kemudian menjadi penting bagi setiap masing-masing individu, secara otomatis dari hal terkecil aman dari tingkat RT, Kelurahan, Kecamatan, Kota, hingga ke Provinsi menjadi Aman," kata M.Miftah

Lebih lanjut, Miftah mengatakan, Contoh pada penyebaran covid-19, apabila setiap keluarga merasa penting menjaga anggota keluarganya maka dijagalah keluarganya dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan tidak terlalu berkumpul ditempat keramaian itu yang harus ditegaskan kepada masyarakat.

" Kita juga harus mengamankan diri kita sendiri terlebih dahulu, kita juga tidak bisa terlalu mengharapkan orang lain karena yang membuat diri kita selamat itu dari diri tiap individu sendiri bukan orang lain," ucap Miftah Bay.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Ismail Mahmud mengatakan kegiatan gladi dan simulasi  sudah pernah dilakukan kurang lebih 8 kali diantaranya, Kecamatan Oba Tengah yakni Desa Yehu, Desa Tauno , di Kecamatan Oba Desa Talagamori, Bale, Koli, dan Kosa, Kecamatan Oba Selatan yakni Desa Maidi dan di Kecematan Tidore Timur yakni Kelurahan Tosa.

Ismail juga menambahkan bahwa sesuai dasar hukum dengan Undang-Undang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Pemerintah No 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, dan DPA Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tidore Kepulauan Tahun 2001.

" Maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membuat kegiatan ini dengan tujuan mendorong terwujudnya ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana yang lebih terarah yaitu Terencana, Terpadu, dan terkoordinasi," pungkasnya.

Peserta pada kegiatan ini kurang lebih dari 69 orang, dengan menghadirkan pemateri dari BPBD Kota Tidore, Dinas Kesehatan Kota Tidore, dan juga fasilitor Provinsi Maluku Utara.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga