Pemuda Sofifi Tanggapi Pernyataan Wagub

Lampu jalan di kawasan jalan 40 Sofifi || Foto: Istimewah

SOFIFI - Pernyataan Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali dibeberapa media yang menilai bahwa lampu penerangan di jalan 40 Sofifi berdampak pada pemborosan listrik mendapat tanggapan dari Ahmad Salasa salah satu pemuda asal Kelurahan Sofifi.

Ahmad mengatakan, sebagai Wakil Gubernur tidak pantas berkata demikian, seharusnya Wakil Gubernur berfikir bagimana menambah kapasitas PLN Sofifi dan melanjutkan apa yang sudah di lakukan oleh Dinas PUPR Maluku Utara.

" Harusnya Wakil Gubernur panggil Kadis PUPR Malut, bicarakan penambahan lampu jalan, bukan berkomentar seperti begitu," ungkapnya, Selasa (23/3/2021).

Menurutnya, apa yang dilakuan oleh Dinas PUPR Maluku Utara salah satunya adalah membuat Sofifi menjadi terang, apalagi Sofifi direncanakan sebagai tuan rumah pelaksanaan STQ tingkat nasional.

"Sofifi jadi tuan rumah STQ tingkat nasional, harus Wagub berpikir untuk menuntaskan persiapan STQ, bukan berpikir apa yang dibuat oleh instansi terkait," pungkasnya.

Seharusnya, lanjut Ahmad, Wakil Gubernur haru lebih keras lagi kepada BPKAD yang sengaja mengulur-ngulur proses pencairan yang berdampak pada progres kegiatan," Itu baru Wagub top" singkatnya.

Dia menambahkan, saat ini jalan 40 Sofifi menghidupkan perputaran ekonomi pedagang kecil," Kita bisa nikmati kopi di kedai-kedai, walaupun para penjual kopi itu perlu penataan lagi tapi bisa perlahan dilakukan," tutupnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga