Mojer : Saatnya dJAMAN Usung Arah Baru Gerakan Mahasiswa

Muhdar Adam Dewan Pendiri dJAMAN Maluku Utara || Foto: Ipin Koko

TERNATE - Dewan pendiri dJaringan Mahasiswa Nuku (dJAMAN) Maluku Utara (Malut), Muhdar Adam meminta pengurus besar (PB) dJAMAN Maluku Utara harus berani mengusung arah baru paradigma gerakan mahasiswa di Maluku Utara.

Itu ia sampaikan dalam pidato usai pelantikan PB dJAMAN Malut periode 2020-2022 di aula asrama haji, Kelurahan Ngade, Ternate Selatan, Minggu (14/3/2021).

Ia menjelaskan, sebagai salah satu lumbung pengetahuan yang kelak melanjutkan pembangunan masa depan daerah, dJAMAN sudah semestinya mencari format arah gerakan mahasiswa yang lebih baru dengan berbasis pada data-data penelitian.

Usai menghadiri pelantikan, Mojer sapaan akrab Muhdar Adam menjelaskan, setiap gerakan yang tidak mencapai puncaknya adalah tesis, dan setiap tesis ada anti-tesis atau konsep gerakan terbaru yang terus bergerak menyempurnakan konsep gerakan.

“ Yang kita khawatirkan adalah jangan sampai mahasiswa hanya kuat menggonggong, tetapi tidak kuat menggigit, sementara mungkin saja ada banyak problem di daerah yang tidak bisa teratasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, arah gerakan mahasiswa yang mesti diusung dJAMAN di periode sekarang ada. Paradigma Gerakan Penelitian Kritis. “ Kenapa paradigma gerakan penelitian kritis? Karena ini adalah anti-tesis dari paradigma gerakan mahasiswa yang setiap tidak lagi maksimal dipakai di era big data seperti sekarang,” jelasnya.

Mantan aktivis dJAMAN Maluku Utara ini mengatakan, apabila paradigma ini sudah digeser, maka diharapkan aktivis mahasiswa dalam memperjuangkan aspirasi rakyat selalu berbasis pada hasil riset atau penelitian yang akurat dan tepat," Karena kalau berbasis penelitian, maka semua aspek akan didata dan dikani salam berbagai bidang sains san teknologi,” ucap Mojer.

Penulis: Ipin
Editor: Dano

Baca Juga