GPM Malut Tolak Kehadiran PT. Sanatova

Sartono Halek Ketua DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Maluku Utara || Foto: Istimewah

TIDORE - Perusahan tambang emas PT. Sanatova Anugerah, kembali beroperasi dengan luasan 9063 hektare di Dusun Paceda Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

Kehadiran PT. Sanatova Anugerah kembali disoalkan, meski terjadi pro kontra di kalangan aktivis khususnya didaratan Oba.

Kembali beroperasinya PT. Sanatova Anugerah ini juga mendapat penolakan dari DPD Gerakan Pemuda Marhaenis Maluku Utara.

Ketua DPD Gerakan Pemuda Marheanis Maluku Utara Sartono Halek, kepada media ini menyatakan menolak kehadiran PT. Sanatova Anugerah yang beroperasi di wilayah Kecamatan Oba Tengah.

" Kami DPD Gerakan Pemuda Marhaenis menolak kehadiran PT. Sanatova Anugerah untuk kembali beroperasi di wilayah Oba," kata Sartono Halek yang juga putra Oba Desa Tului, Sabtu (13/3/2021).

Sartono mengatakan, dirinya mengkhawatirkan perusahan yang memproduksi logam emas ini akan merusak lingkungan," Saya khawatir perusahan ini kedepannya akan merusak lingkungan," ungkapnya.

Kata Sartono, PT. Sanatova Anugerah sendiri pada tahun 2017 lalu operasinya dihentikan lantaran masuk dalam daftar 27 IUP bermasalah, dan kini sudah aktif kembali melakukan aktivitas pertambangannya sampai pada 2026.

" Izin wilayah kawasan ekplorasi perusahan ini juga masuk dalam kawasan hutan konservasi sehingga kami sangat menghawatirkan, tentunya kami punya tanggung tawab untuk melihat persoalan ini sehingga kedepan tidak memberi dampak buruk bagi warga sekitar," tutupnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga