Pembangunan Dua Jembatan di Sula Hampir Rampung, Dinas PUPR Bakal Panggil Kontraktor Proyek

Nursaleh Kepala Dinas PUPR Kepulauan Sula

SANANA - Pemkab Kepulauan Sula terus memantapkan infrastruktur jalan dan jembatan dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Sula. Seperti halnya pembangunan jembatan air baleha dan pembangunan jembatan air fuata. Dimana kedua jembatan tersebut saat ini progresnya hampir rampung, sebab pekerjaan sudah mencapai 90 persen.

Plt, Kepala Dinas PUPR Nursaleh Baenuru saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah menghadiri undangan berdasarkan surat dari Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Sula. Dalam rangka agenda rapat kerja mengenai pembangunan jembatan baleha tahap satu dan pembangunan jembatan fuata tahap satu.

" Pembangunan jembatan baleha tahap satu progres pekerjaan fisik telah mencapai 100% , dimana semua item pekerjaan yang ada dalam kontrak atau addendum kontrak telah selesai dikerjakan sedangkan realisasi keuangan yang diajukan oleh CV. Kharisma Karya sebagai kontraktor pelaksana baru mencapai 90%." ungkap Plt, Kadis PUPR Nursaleh Baenuru, Rabu (10/3/2021).

Sementara pembangunan jembatan fuata tahap I progres pekerjaan fisik dilapangan telah mencapai 92% sedangkan realisasi keuangan yg diajukan oleh CV. Pelangi Persada Nusantara baru mencapai 90%.

Nursaleh Baenuru juga menegaskan, realisasi pembangunan fisik seimbang dengan pertanggung jawaban keuangannya. Ini karena tinggal 8% dari pekerjaan fisik itu yang di anggap terlambat." Sementara hasil hitungan kita yang terlambat itu ada item pekerjaan berupa pasangan batu pada talud 40 meter dan pasangan batu pada saluran 20 meter." jelas Plt. Kadis PUPR kepada awak media.

Nursaleh menambahkan, pihaknya sudah memanggil kontraktornya untuk cepat menyelesaikan item pekerjaan yang sisa itu.

Sekedar diketahui, usai hearing dengan Komisi III DPRD Kepulauan Sula. Dinas PUPR berencana akan melakukan pemanggilan terhadap pihak kontraktor untuk mencari solusi guna penyelesaian sisa item pekerjaan yang masih tertunda.

" Setelah hering bersama Komisi III DPRD, tadi keputusannya besok Dinas PUPR akan memanggil pihak kontraktor untuk mencari solusi guna penyelesaian sisa item pekerjaan yang tertunda itu. Sehingga tidak berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan jembatan baleha yang sudah di anggarkan pada tahap II yang lagi dalam persiapan untuk proses lelang." tutup Kadis PUPR Nursaleh Baenuru.

Penulis: Arifin
Editor: Dano

Baca Juga