Gaji Kepala Desa di Tidore Belum Dibayar

Iswan Salim Kabid PMDes

TIDORE - Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengaku bahwa hingga saat ini sudah terdapat sebanyak 26 Desa dari 49 Desa yang melakukan pencairan Dana Desa.

Dana tersebut nantinya diperuntuhkan untuk kepentingan pembangunan di Desa dan program prioritas lainnya yang ditetapkan melalui Kementrian Desa. " Untuk sisa Desa yang belum melakukan pencairan ini, sementara masih di proses," ungkap Kepala Bidang PMDes  Iswan Salim saat ditemui di Kantor Walikota Tidore, Senin, (8/3/2021).

Iswan menambahkan dari semua Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara, untuk Kota Tidore Kepulauan merupakan salah satu daerah yang melakukan pencairan DD tercepat. Hal itu dikarenakan dalam penyusunan laporan dan adminsitrasi lainnya dianggap sudah lengkap.

" Hal ini tentu tidak terlepas dari kerjasama DPMD dan Pemerintah Desa dalam melakukan verifikasi berkas, jadi biasa kalau dua tahun lalu, ketika kita telah melakukan pencairan DD tercepat itu dapat penghargaan dari Kemendes, namun kali ini nanti kita lihat perkembangannya seperti apa," tambahnya.

Sementara terkait dengan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD), kata Iswan pihaknya masih menunggu Dokumen Pengguna Anggaran (DPA) yang nantinya dikeluarkan oleh Pemerintah Kota. Akibat dari molornya penyusunan DPA dari BPKAD Tidore, membuat Kepala Desa harus gigit jari selama tiga bulan terakhir ini karena tidak bisa membayar gaji, baik itu gaji Kepala Desa maupun perangkatnya.

" Kalau soal ADD, kami masih menunggu Dokumen Pengguna Anggaran (DPA) dari Pemkot, jadi soal pencairan ADD ini nantinya akan bersamaan dengan keluarnya DPA dari Pemkot Tidore," tuturnya.

Iswan bilang, bahwa total Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 49.499.008.000. Untuk Pagu anggaran terbesar berada di Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara dengan nilai Rp. 2.113.339.000 dan Desa Fanaha Kecamatan Oba Tengah dengan pagu anggaran terkecil senilai Rp. 699.446.000

Sedangkan Total Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 54.931.654.700, karena terjadi pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) Kota Tidore Kepulauan, maka secara otomatis berdampak pada pengurangan pagu ADD sebesar Rp. 1.667.878.000 sehingga menjadi Rp. 53.263.776.700 tanpa mengurangi presentase 10 persen.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga