Wawali Sesali Sikap Kepala BPKAD Tidore

Muhammad Sinen Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan terpilih

TIDORE - Sikap Kepala BPKAD Kota Tidore Kepulauan Mansur,  yang sebelumnya terkesan menghindar untuk diwawancarai sejumlah wartawan di Kota Tidore Kepulauan, memantik reaksi dua pimpinan Pemerintahan di Kota Tidore Kepulauan, yakni Wakil Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen dan Pjs. Sekda Kota Tidore, Muhammad Miftah Bay.

Menurut Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen bahwa sikap yang ditunjukan oleh Mansur tidak patut dicontohkan oleh pejabat lainnya, pasalnya kehadiran wartawan harus disambut dengan baik, karena di era saat ini merupakan era reformasi, sehingga tidak perlu tertutup dalam menyampaikan informasi. Pasalnya, melalui wartawan apa yang dilakukan Pemerintah dapat diketahui oleh Masyarakat.

"Saya kecewa dengan sikap pejabat seperti itu. Olehnya itu saya perintahkan kepada semua Pimpinan SKPD harus membangun komunikasi baik dengan wartawan, supaya masyarakat bisa mengetahui apa yang dilaksanakan oleh Pemerintah, terutama mengenai soal Keuangan dan Pelayanan publik lainnya," tegasnya saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu, (3/3/2021).

Wakil Wali Kota dua periode ini, juga menyadari benar bahwa pada periode pertama Pemerintahan AMAN Jilid I, banyak pimpinan SKPD yang tertutup dalam menyampaikan informasi kepada wartawan, sehingga banyak informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan pemerintah tidak diketahui masyarakat.

Untuk itu, dia memerintahkan kepada semua SKPD bahwa pada Pemerintahan AMAN di periode kedua ini, sudah harus lebih terbuka terhadap wartawan, dengan tujuan agar program yang dilaksanakan oleh pemerintah dapat disosialisasikan dan diketahui oleh Masyarakat.

" Setelah saya evaluasi lima tahun ke belakang, banyak kekurangan yang harus diperbaiki, terutama mengenai konumikasi yang harus dibangun dengan semua Media di Tidore beserta stakeholder, karena jika komunikasi ini sudah dibangun dengan baik maka tentu tidak lagi ada masalah. Untuk itu saya minta kepada semua SKPD agar segera melepas ego sektoral dan merangkul semua elemen untuk mensukseskan Visi Misi AMAN Jilid II," pungkasnya.

Senada disampaikan Pjs. Sekda Muhammad Miftah Bay, dia mengaku bahwa sebagai pejabat pemerintahan tidak boleh menutup diri terhadap wartawan, karena sebagai pejabat yang melakukan pelayanan publik sudah sepatutnya diketahui oleh masyarakat.

Untuk itu, dia menghimbau kepada semua pimpinan SKPD agar dapat membuka akses informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah. Lagipula wartawan ini selain mitra dari Pemerintah, mereka juga penyambung setiap kegiatan pemerintah kepada masyarakat.

" Kita yang merupakan pelayanan publik seharusnya apa yang kita lakukan mengenai pelayanan publik, masyarakat wajib tau. Lagian dengan adanya Undang-Undang keterbukaan informasi publik ini maka sudah tidak perlu harus ada yang di tutup-tutupi, sehingga dengan begitu mereka yang terlayani bisa puas dengan kita yang melayani," jelasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga