Proyek Saluran Air Milik PUPR Malut Belum Kantongi Izin Lingkungan

Proyek saluran air sepanjang 4000 meter milik Dinas PUPR Maluku Utara yang saat ini dikerjakan di Kota Tidore Kepulauan

TIDORE - Proyek pekerjaan saluran air milik Dinas PUPR Maluku Utara sepanjang 4000 meter di Kota Tidore Kepulauan rupanya belum mengantongi izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Kepulauan. Hal ini diakui langsung oleh Plt Kadis DLH Tidore Yahya Idris.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Yahya Idris kepada media ini mengatakan, hingga saat ini instansi yang mengerjakan proyek tersebut belum juga menyurat secara resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup.

" Torang (DLH) sampai hari ini belum pernah liat dorang punya papan proyek, dorang masuk juga tanpa torang ketahui, izin juga tidak ada " kata Yahya Idris Plt Kadis DLH Tidore, (3/3/2021).

Kata Yahya, dirinya juga mencoba untuk menghubungi Sekertaris Dinas PUPR Maluku Utara guna menanyakan terkait dengan proyek saluran air itu.

Hanya saja Sekertaris Dinas PUPR Maluku Utara juga tidak mengetahui secara jelas proyek itu apakah dikerjakan oleh Dinas PUPR Maluku Utara atau instansi lain.

" Tadi saya coba hubungi Sekertaris Dinas PUPR Malut, hanya saja dia juga belum tahu secara jelas proyek itu dikerjakan oleh Dinas PUPR atau bukan, makannya dia suruh torang (DLH) turun cek dilokasi dulu," ungkapnya.

Yahya menambahkan, Pihak DLH dalam waktu dekat bakal turun ke lokasi pekerjaan proyek saluran air itu," Torang (DLH) mau rencana turun mau cari tahu proyek itu sapa punya, pada intinya kalau ada yang masuk harus ba tabae sadiki," tuturnya.

Dimana, proyek saluran air sepanjang 4000 meter tersebut diduga bermasalah lantaran proyek yang sudah dikerjakan itu tidak masuk dalam Rancangan Umum Pengadaan (RUP) swakelola Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara DAK 2021.

Penulis: Daffa
Editor: Dano

Baca Juga