Bendahara Desa Paratina Diduga Gelapkan Dana Desa

Suasana audit oleh Tim audit Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula

SANANA - Bendahara Desa Paratina Kabupaten Kepulauan Sula diduga kuat melakukan pengelapan Dana Desa pada item kegiatan air bersih Desa Paratina Dusun Dua.

Dugaan tersebut bukan tanpa alasan, dimana jumlah total anggaran air bersih yang disahkan senilai Rp.260 juta melalui hasil musyawarah desa tahun 2020 diubah oleh Kaur Keuangan atau Bendahara Desa  menjadi 160 juta. Anehnya perubahan APBDes tanpa diketahui masyarakat setempat.

Bukan hanya itu, dari nilai Rp.260 juta yang diubah menjadi Rp.160 juta tersebut hingga kini air bersih yang diprogramkan tak kunjung dibangun.Padahal total anggaran air bersih sudah dicairkan 100 persen.

Sekertaris Desa Kisman Aufat membenarkan sesuai hasil Musdes dan merujuk pada APBDes serta Baliho informasi APBDes tahun 2020 total anggaran air bersih senilai Rp. 260 juta," Saya tidak dilibatkan sama sekali saat terjadi perubahan ditubuh APBDes pihaknya," kata Kisman, Sabtu (27/2/2021).

Menanggapi hal itu, Bendahara Desa Paratina Erna Aufat saat ditemui di kantor Desa Paratina, menyampaikan APBDes Paratina tahun 2020 nilainya melebihi pagu senilai Rp.100 juta, sehingga harus diubah dan air bersih menjadi sasaran sehingga dikurangi nilai dari 260 juta menjadi 160 juta," Saya mengaku bersalah karena perubahan APBDes tidak melibatkan masyarakat setempat," akunya.

Erna lantas meminta kepada pihak Inspektorat yang kebutulan sementara melaksanakan audit agar membakar APBDes yang memuat air bersih senilai Rp 260 juta. Namun permintaan bendahara Desa Erna Aufat tak diterima tim audit dari Inspektorat.

Meskipun begitu Inspektorat juga menggunakan APBDes yang sudah diubah sebagai sandaran melakukan audit anggaran tahun 2020.

Sementara itu Pj. Kepala Desa Paratina Abdul Rasid Gay ketika dikonfirmasi media ini, Dia menyampaikan untuk item kegitan air bersih Desa Paratina menjadi tanggung jawab mantan pejabat Orbo Aufat," Saya hanya menggantikan Pak Orbo dan pada saat bertugas anggaran air bersih sudah dicairkan mantan pejabat," tuturnya.

Penulis: Arifin
Editor: Red

Baca Juga