Kegiatan Terkendala, Sekda: Pemda Menunggu Rekomendasi DPRD

Pjs Sekda Kota Tidore Kepulauan Miftah Baay

TIDORE - Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan hingga saat ini belum bisa bernafas legah dalam menjalankan berbagai kegiatan yang telah dicanangkan dalam batang tubuh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Hal itu dikarenakan, hingga saat ini Pemerintah Kota masih menunggu rekomendasi DPRD Kota Tidore Kepulauan sebagai jawaban atas evaluasi APBD yang dilakukan oleh Tim Evaluasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

" Sebentar jam 2 siang kami bersama DPRD akan melakukan finalisasi terkait dengan jawaban atas hasil Evaluasi APBD oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara," ungkap Pjs. Sekda Kota Tidore Kepulauan Muhammad Miftah Bay saat ditemui awak media di depan ruang kerjanya, Selasa (16/2/2021).

Selain itu, kata Sekda ada juga beberapa tuntutan dari DPRD Kota Tidore Kepulauan yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota mengenai dukungan program Vaksin penanganan Covid-19 di tahun 2021. Namun yang terpenting adalah rekomendasi DPRD atas jawaban hasil evaluasi APBD untuk di bawa ke Provinsi.

" Kalaupun hari ini rekomendasinya sudah dikeluarkan oleh DPRD, insya allah besok kami akan bawa ke provinsi bersamaan dengan dokumen hasil perbaikan sebagaimana yang diminta oleh Tim Evaluasi," tambahnya.

Miftah bilang, jika hasil perbaikan beserta rekomendasi dari DPRD yang diajukan Pemkot Tidore Kepulauan ke Provinsi sudah tidak lagi ada masalah, maka selanjutnya Pemerintah Provinsi akan mengeluarkan Nomor Rekening untuk Pemerintah Kota menjalankan berbagai kegiatan yang telah dicanangkan.

Namun terlebih dahulu dokumen RAPBD hasil perbaikan yang nantinya disetujui oleh Provinsi itu, akan dibawa kembali ke DPRD Kota Tidore Kepulauan untuk dilakukan Paripurna Peraturan Daerah (Perda) APBD tahun 2021.

" Saat ini kita belum bisa menjalankan kegiatan karena APBD kita masih bersifat rancangan, belum ditetapkan sebagai Perda," jelasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Red

Baca Juga