Tugulufa Jadi Lokasi Sail Tidore 2021

Kawasan Pantai tugulufa Kota Tidore Kepulauan

TIDORE – Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2021 ini memberikan penghargaan terhadap Kota Tidore Kepulauan sebagai tempat dilaksanakannya Sail Indonesia tahun 2021.

Penghargaan tersebut dikarenakan Kota Tidore dianggap memiliki sejarah panjang terkait dengan hubungan internasional dengan beberapa negara yang berada di Eropa.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Yakub Husain. Dia mengatakan pada April 2021 mendatang, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sudah akan melakukan kesiapan terkait dengan Pelaksanaan Sail Indonesia yang berpusat di Kawasan Pantai Tugulufa, Kecamatan Tidore. “ Pusat pelaksanaan Sail ini nantinya akan dilaksanakan di Tugulufa, jadi di Tugulufa itu nanti akan dilakukan penataan oleh Dinas PUPR, beserta Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut), sementara untuk Dinas Pariwisata kami telah menyiapkan materinya berseta sejumlah kegiatan serimoni,” pungkasnya, Kamis (28/1/2021).

Hanya saja untuk kepastian akan pelaksanaan Sail ini, kata Yakub masih menunggu hasil koordinasi lanjutan antara Panitia Lokal dengan Panitia Pusat melalui Kementerian Maritim. “ Untuk Panitia lokalnya berada di Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang diketuai oleh Gubernur, jadi Sail ini jadi atau tidak kami masih menunggu informasi dari Provinsi,” jelasnya.

Selain dilakukan Pelaksanaan Sail Indonesia di Tidore, Yakub mengaku pada tahun 2021 ini juga akan dilakukan kegiatan berskala internasional yang dikenal sebagai Global Network Off Maghelan Cities (GNMC) atau peringatan 500 tahun Maghelan.

Sehingga rencananya pada bulan September 2021 mendatang, Tidore akan dikunjungi oleh puluhan Negara Kota dari Eropa. Dan untuk menyikapi hal tersebut Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sudah sangat siap. Sehingga apabila Tidore nantinya sudah kedatangan para anggota GNMC, maka Pemerintah dan Kesultanan sudah siap untuk melakukan penyambutan secara serimoni.

“ Menkomaritim berkeinginan agar dua kegiatan ini, baik Sail Indonesia atau GNMC harus dilakukan secara terpisah, lagi pula untuk kegiatan GNMC ini juga sejauh ini belum ada perkembangan karena masih terkendala dengan Covid-19, sehingga para anggota GNMC yang melakukan pelayaran dengan menggunakan kapal pesiar belum dapat dipastikan kapan bisa masuk ke Tidore, soalnya jika mereka berlabuh di suatu wilayah dan di wilayah tersebut terpapar Covid, maka sudah pasti keberangkatan selanjutnya akan ditunda,” ujarnya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga