Walikota Tidore Harap Masyarakat Bisa Manfaatkan Tol Laut

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Trikora

TIDORE - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, pada masa kepemimpinan Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen rupanya sukses mewujudkan visi misi " Kota Jasa Berbasis Agromarine ". Meski belum semuanya dapat terjawab, dimana dengan adanya program tol laut dari pemerintah pusat yang saat ini sudah menyinggahi Kota Tidore Kepulauan dapat menjawab ketersediaan stok barang.

Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim mengatakan, aktivitas kapal tol laut sudah dioperasikan di Tidore Kepulauan, rute Tanjung Perak Surabaya dengan melayari hingga ke Buli, Maba dan Weda, Pulau Halmahera." Saat ini, soal tol laut ini Tidore akan disanggahi dua kali dalam satu bulan," katanya.

Oleh karena itu, tujuan utama masuknya tol laut ini untuk memastikan ketersediaan stok barang di daerah dan menjaga disparitas harga. Akan tetapi pengelolaannya pemerintah pusat memberikan tanggungjawab kepada Instansi Teknis di Daerah (Disperindagkop).

Karena untuk memfokuskan perhatian dengan meningkatkan pengawasan harga barang yang dimuat melalui kapal tol laut kemudian dijual kepada konsumen." Perhubungan itu jantungnya ekonomi," kata Ali Ibrahim yang juga mantan Kepala Syahbandar Batam, Jumat (15/1/2021).

Dia menyatakan, program tol laut ini hendaknya menjawab ketersediaan sembako dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga barang yang dimuat melalui kapal reguler. Seperti pedagang yang hanya mengambil barang dagangannya dari Ternate.

" Sebab, pada tahun lalu, pemerintah pusat masih fokus pada ketersedian stok barang untuk harganya belum terlalu menjadi perhatian. Tetapi tahun ini sudah mulai ditingkatkan pada harga barang yang harus diawasi," tuturnya.

Untuk itu Dinas memiliki tanggungjawab yang besar mengawasi harga barang yang nantinya dijual ke konsumen harus lebih murah," Saat ini sudah ada sekitar 12 toko yang terdaftar menggunakan tol Laut dalam pengadaan barang," jelasnya.

Dia menambahkan, kalau masyarakat yang mau mendaftar juga bisa, cukup membawa KTP ke Perindagkop untuk diproses, sebab, saat ini pengguna tol laut di Tidore baru sebatas pedagang di areal Pasar Sarimalaha dan belum sampai di wilayah Oba daratan Halmahera.

Seperti diketahui, saat ini kurang lebih 100 konteiner yang disiapkan masuk ke Provinsi Maluku Utara. Tentu saja kurang lebih 45 hingga 50 kontainer untuk Kota Tidore Kepulauan.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga