Polda Malut Didesak Bentuk Tim Usut Pekerjaan Jalan di Rum

Irwan Abdullah

TIDORE - Kepolisian Daerah Maluku Utara didesak untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait dengan pekerjaan jalan yang dikerjakan oleh PT Warga Topo Prima dengan nama pekerjaan preservasi ruas jalan keliling pulau Tidore yang dikeluhkan oleh pengendara.

Dimana pekerjaan yang bersumber dari APBN tahun 2020 senilai 10,6 Miliar tersebut menghasilkan permukaan jalan yang bergelombang, yang itu berbeda jauh seperti sebelumnya. Bahkan jalan yang menghubungkan dua Kelurahan itu sudah mulai rusak sehingga sudah ditambal dibeberapa titik, Kamis (14/1/2021).

Desakan itu datang dari Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Rum (HIPPMAR ) Irwan Abdullah saat diconfirmasi media ini, kata Irwan, pekerjaan jalan yang menelan anggaran yang begitu besar harusnya menghasilkan jalan yang mulus dan bagus, namun hal ini sungguh disayangkan setelah jalan itu selesai dikerjakan.

" Polda Maluku Utara segera membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terkait dengan pekerjaan jalan itu, karena sungguh disayangkan anggaran yang besar tapi pekerjaannya tidak bagus," desak Irwan.

Selain itu juga Irwan menyampaikan Polda Maluku Utara harusnya sudah mulai bergerak cepat setelah adanya berita - berita terkait dengan pekerjaan jalan yang diduga bermasalah itu, sehingga keluhan - keluhan masyarakat setempat maupun pengendara sudah bisa tercover.

" Saya berharap Polda Maluku Utara sudah bisa action untuk melakukan penyelidikan terkait dengan keluhan pengendara soal jalan di Rum ini, telalu besar anggaran yang digelontorkan untuk jalan ini. Tapi hasilnya tidak sesuai dengan anggarannya, maka sudah seharusnya diusut tuntas," tegasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga