Wawali Tidore: Adat dan Budaya Harus Dilestarikan

Wakil Walikota Tidore Muhammad Sinen saat menyampaikan sambutannya

TIDORE- Guna untuk membangun jiwa kreatif pemuda, pelajar serta mahasiswa di Pulau Maitara dan sebagai bentuk ungkapan kecintaan terhadap kebudayaan tradisional serta segala bentuk keseniannya, menjadi ajang promosi Pulau Maitara sebagai kawasan wisata Kota Tidore Kepulauan.

Pemuda, pelajar, mahasiwa bersama Pemeritah Desa setempat menggelar kegiatan pagelaran seni dan budaya Kegiatan dengan mengusung tema " Merawat kebudayaan melalui kreativitas seni generasi mudah " dibuka dengan resmi oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bertempat di lokas pariwisata Desa Maitara Utara, Sabtu (9/1/2021).

Wakil Walikota dalam mengawali sambutannya menyampaikan, aresiasi yang tinggi kepada pemuda di Pulau Maitara yang secara terus menerus melakukan kegiatan yang mengandung unsur kebudayaan, seperti yang di lakukan oleh Pemuda Desa Maitara Utara, ini menjadi sangat berarti karena dengan langkah tersebut menunjukan pemuda Desa Maitara Utara memiliki kepedulian yang tinggi terhadap budaya dan adat se - atoran, yang mengikat kita dalam satu kesatuan dengan sebua kekhasan yang tidak dimiliki oleh daerah lain sehingga menjadi daya tarik, untuk orang lain mengenal adat istiadat dan budaya kita.

" Budaya tiap daerah memiliki perbedaan masing-masing walau tak kita pungkiri ada beberapa yang miliki kemiripan namun hal tersebut juga tak bisa kita sebut hal yang sama. Karena tiap daerah memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri," ungkapnya.

Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengharapkan, jangan biarkan zaman menggerus hal tersebut, sebuah keharusan dan kewajiban bagi kita untuk menjaga apa yang menjadi titipan dari para pendahulu. Warisan ini juga yang menjadi tanggung jawab untuk generasi

" Karena dengan budaya maka kita mampu dikenal oleh negara lain, dengan budaya kita mampu mendongkrak perekonomian daerah ini melalui sektor pariwisata, Apabila mampu kelola dengan baik bersama semua stakeholder tersebut. Sangat apresiasi dan selamat menunjukkan karya terbaik yang kalian miliki," ucap Ayah Erik.

Sementara Ketua Panitia Umiyati Dano Usman dalam lapornya menyampaikan, sadar atau tidak keberadaan para pemuda, pelajar dan mahasiswa dari pulau Maitara khusunya Desa Maitara Utara adalah duta-duta Maluku Utara secara khusus dan Indonesia secara umum yang mempunyai tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerah serta memperkenalkan budaya dan potensi daerah kepada seluruh masyarakat Indonesia maupun dunia sebagai wujud cinta akan kearifan lokal.

" Untuk menjawab keberadaan dan peran pemuda, pelajar serta Mahasiswa Desa Maitara Utara, maka melalui agenda pagelaran seni dan budaua Pulau Maitara, diharpakan mampu mengambil peran dan turut andil dalam pembangunan daerah menuju Tidore Jang Foloi" tuturnya.

Lebih lanjut, Umi sapaannya juga mengatakan maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut, guna untuk merawat budaya dan tradisi di pulau Maitara, sekaligus menggali potensi serta kreativitas generasi muda dalam mengembangkan pelestarian seni dan budaya,"  Sebagai ajang promosi kawasan wisata di Pulau Maitara, terciptanya jiwa generasi mudah yang kreatif," katanya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga