Ali Ibrahim Optimis Tetap Menang di MK

Calon Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim saat menyampaikan orasi politiknya di Desa Togeme

TIDORE - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen alias AMAN, mengaku  siap untuk menghadapi gugatan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3 yakni Salahudin Adrias dan Muhammad Djabir Taha alias SALAMAT pada saat proses persidangan yang nantinya akan berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal ini disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan terpilih Capt. Ali Ibrahim saat ditemui sejumlah media di Kantor Walikota Tidore Kepulauan. Dia mengatakan jika melihat substansi dari gugatan Pasangan SALAMAT lebih kepada soal Pemilih DPTb beserta indikasi Korupsi. Sehingga menurut dia, persoalan tersebut tidak terlalu bermasalah terkait dengan angka kemenangan yang telah diraih oleh Pasangan AMAN, Senin (4/1/2021).

Apalagi benerapa hari kemarin, Laporan SALAMAT yang masuk ke Bawaslu Provinsi Maluku Utara juga telah mendapat penolakan, itu artinya materi yang disipkan SALAMAT sangat lemah sehingga bisa saja MK juga akan menolak sebagaimana yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Maluku Utara.

" Kami sudah siapkan 27 Pengacara, diantaranya 25 dari DPP PDIP, dan duanya lagi dari Tidore, jadi hasilnnya seperti apa nanti kita lihat putusannya di MK, namun tanpa mendahului keputusan Allah, sejauh ini saya tetap optimis bahwa Pasangan AMAN tetap akan menang. Jadi saat ini Tim Hukum kami sudah menyiapkan jawaban atas gugatan itu, dan kemungkinan di tanggal 16 nanti, Tim Hukum dari Tidore sudah akan bertolak ke Jakarta untuk bergabung dengan 25 Tim Hukum dari DPP PDIP, " pungkasnya.

Apakah DPP PDIP juga ikut membackup hal ini.? Ditanya demikian, Wali Kota Tidore aktif Kota Tidore Kepulauan ini mengaku bahwa sebagai kaders Partai yang berasal dari PDI Perjuagan, Ia bersama Muhammad Sinen yang berkapasitas sebagai Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara itu, tentu sudah akan menjadi prioritas. Sehingga DPP PDIP akan membackup secara full yang tentu dengan sejumlah bukti dan data yang sudah kami siapkan melalui kuasa hukum.

" Sudah pasti DPP PDIP akan membackup kami, karena kami adalah kader Partai, bahkan mereka juga telah menyiapkan 25 pengacara untuk bersama-sama dengan kami para saat sidang di MK," tandasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga