Kunjungan ke Tidore, Wakil Menteri Agama Bilang Begini

Wakil Menteri Agama RI Drs. Zainut Tauhid Sa’adi (duduk) saat diba di Pelabuhan speed boad Rum disambut dengan prosesi adat Joko Hale

TIDORE - Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si mengunjungi Kota Tidore Kepulauan sekaligus meresmikan Gedung Workshop Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tidore dan memberikan pembinaan ASN dilingkungan Kanwil Kementrian Agama Provinsi Maluku Utara bertempat di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 1 Tidore Kelurahan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Minggu (13/12/2020).

Acara yang di awali dengan peresmian Gedung Workshop oleh Wakil Menteri Agama RI Drs. Zainut Tauhid Sa’adi, yang di tandai dengan pengguntingan pita disaksikan lansung oleh Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim, Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara Sarbin Sehe, Forkompinda Tidore, Kepala Kementerian Agama Kota Tidore, Rektor IAIN Ternate, Kepala OPD Kota Tidore Kepulauan, Camat Tidore Selatan, para ASN Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dan Tidore, Lurah Gurabati, Kepala Sekolah bersama Para Guru dan Komite Sekolah MAN 1 Tidore, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Gurabati.

Lewat kesempatan ini Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, saya menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Drs. Zainut Tauhid, bersama rombongan di Kota Tidore Kepulauan.

" Sungguh sebuah kehormatan bagi kami atas kedatangan Bapak di daerah kami yang dikenal dengan kota seribu mesjid dan kota santri. Sebab dua tahun yang lalu lewat Kementrian Agama kami Pemerintah Daerah telah melakukan program Tidore sebagai Kota Santri dan Alhamdulillah sampai sekarang masih tetap berjala," kata Ali.

Lanjut Ali Ibrahim, Untuk itu sektor pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan menjadi salah satu program khusus dalam masa pemerintahan saya bersama Wakil Walikota Muhammad Senin, memimpin Kota Tidore Kepulauan. Kami sadari bahwa dengan pendidikan akan meningkatkan kesejahteraan hidup warga Kota Tidore Kepulauan, tak hanya itu melalui  pendidikan agama juga menjadi hal dasar dalam membangun Sumber Daya Manusia yang mumpuni dan siap untuk memberikan sebuah perubahan di masa mendatang. Hal inilah yang menjadi acuan bagi kami untuk memperjuangkan hal tersebut.

" Namun, perjuangan ini tak lepas dari kerjasama dan koordinasi yang tak pernah putus dengan berbagai pihak termasuk dengan Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dan Kementerian Agama di Kota Tidore Kepulauan. Semoga hubungan yang harmonis ini terus berjalan baik untuk kepentingan Kota Tidore Kepulauan dalam bidang Pendidikan Agama menuju Tidore Jang Foloi," ujar Ali Ibrahim.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Drs. Zainut Tauhid Sa’adi, dalam pembinaannya menyampaikan bahwa Indonesia merupakan Negara yang kaya akan beraneka ragama suku, agama, ras serta bahasa. Semua ini menjadi sebuah kekuatan yang harus diperkuat, sebab perbedaan kebinekaan disatu sisi bisa menguatkan, tetapi pada sisi yang lain juga bisa membuat kita tercerai berai. Ditengah-tengah kebhinekaan yang bisa kita angkat untuk menjadi modal dasar untuk memperekat kesatuan dan persatuan kita yaitu ideology pancasila, sebab ini digali oleh kearifan local, adat istiadat, budaya dan agama yang kemudian sarefatnya diangkat menjadi kesepakatan bersama yang di kenal dengan pancasila.

" Pada era pandemi (Covid-19) saat ini kita semua harus menyesuaikan dengan melakukan adaptasi baru, dengan cara melakukan MOu yaitu dengan melakukan protokol kesehatan dengan baik dan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai mesker. Semua itu merupakan pola kebiasaan baru yang harus kita terapkan yaitu dengan cara berpola hidup sehat, berprilaku sehat, serta pola makan yang sehat, sebab covid-19 ini bukan hanya musibah yang di alami oleh masyarakat Maluku Utara tetapi juga dialami masyarakat Indonesia bahkan sampai pada dunia pada mengalami musubah ini. Musibah ini merupakan musibah global atau musibah amah yang semua masyarakat dunia ikut merasakan. Untuk itu, sebagai orang yang beriman saya mengajak kita agar terus meningkatkan iman kita atau berdoa agar masalah ini dapat terselesaikan serta perlu juga menjaga imun agar kesehatan kita selalu terjaga," pungkasnya.

Sementara Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara Sarbin Sehe dalam laporannya menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag Maluku Utara membutuhkan pembinaan dari Wakil Menteri tentang bagaimana cara moderasi beragama.

" Sebab, kami ingin menjadi sebagai salah satu penyusun batu bata untuk moderasi beragama, dengan inilah kami bisa berbagi untuk saling menghargai dan menerima perbedaan keyakinan, agama, suku, dan ras, sehingga perbedaan tersebut dapat dirasakan secara bersama dengan moderat yang baik dan benar. Semua itu kita lakukan dengan mempererat tali persaudaraan dengan menjaga persatuan dan kesatuan agar nilai kebangsaan, nilai islam moderat dan nilai agama yang kita miliki bisa terjaga dengan baik," tuturrnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan perasasti oleh Wakil Menteri Agama RI Drs. Zainut Tauhid Sa’adi, disaksikan lansung oleh Walikota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim, Forkompinda Tidore, Kepala Kementerian Agama Kota Tidore, dan Rektor IAIN Ternate.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga