Sukseskan Agromarine, Ini Bukti Nyata Pemerintahan AMAN Untuk Petani

Imran Jasin Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan

TIDORE – Upaya mensejahterakan para Petani di Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan pada masa kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen atau yang dikenal dengan jargon AMAN sukses memusatkan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur maupun penyediaan srana prasarana penunjang aktifitas pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan Imran Jasin, mengatakan bahwa untuk membangun pertanian, maka perencanaan awalnya perlu menyiapkan infrastruktur dasar agar dapat memudahkan para petani dalam mengembangkan hasil pertanian. Dan untuk menjawab itu semua, pada masa pemerintahan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen melalui Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan telah melakukan itu semua sebagai wujud dari implementasi visi misi yang berbasis Agromarine.

“Dimasa Kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen kurang lebih hampir lima tahun ini, kita sudah membangun jalan usaha tani sepanjang 16,4 Km, Jalan Produksi 12 Km, Pembangunan Embung sebanyak 35 Unit, Irigasi Tanah Dangkal (Sumur Bor) 13 Unit yang tersebar di delapan kecamatan yang berada di Kota Tidore Kepulauan, hal ini dilakukan agar memudahkan para petani untuk melakukan aktifitas pertanian,” kata Imran saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (12/11/2020).

Selain menyiapkan infrastruktur, pada masa kepemimpinan Ali Ibrahim – Muhammad Sinen juga telah menyediakan sejumlah sarana prasarana penunjang yang diberikan kepada petani, diantaranya Traktor Roda 4 sebanyak 10 Unit, Hand Traktor 50 Unit, Kultivator 50 Unit, RMU 3 Unit, Mesin Alkon 60 Unit, Kendaraan Roda 3 sebanyak 30 Unit, Hand Sprayer 120 Buah, Dam Parit 3 Unit, Long Storage 3 Unit, beserta mesin penggiling beras dan jagung.

“ Segala bentuk Infrastruktur dan sarana prasarana yang disiapkan ini sudah dinikmati oleh 7.004 jumlah petani yang berada di Kota Tidore Kepulauan, selain menyiapkan sarana dan prasarana, para petani ini juga dibekali dengan pelatihan dan bantuan bibit holtikultura maupun tanaman tahunan beserta pupuk,” tuturnya.

Lebih lanjut, Imran mengaku bahwa dalam rangka pengembangan pertanian, Dinas Pertanian Kota Tidore Kepulauan melalui 63 penyuluh yang berada di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di setiap Kecamatan, terus melakukan pembinaan terhadap 258 Kelompok Tani, 110 Kelompok Peternakan, dan 50 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berasal dari setiap Desa dan Kelurahan.

“ Setelah semua infrastruktur dan sarana prasana sudah disiapkan sehingga kedepan kami tinggal fokus pada pengembangan komoditas pertanian, dan itu ditargetkan pada tanaman holtikultura berupa Bawang, Rica, Tomat beserta sayur-syuran. karena komuditas ini merupakan kebutuhan utama masyarakat, serta mampu mendongkrat perekonomian petani dengan cepat,” jelasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga