Setubuhi Anak Dibawah Umur, RIS Ditangkap Polisi

Pelaku saat diamankan Tim Resmob Kie Matubu Polres Tidore Kepulauan

TIDORE - Kepolisian Resort Kota Tidore Kepulauan melalui Resmob Kie Matubu  berhasil mengamankan pelaku persetubuhan anak di bawa umur berinisial RT alias RIS bertempat di lingkungan Saketa Kelurahan Mafututu Kecamatan Tidore Timur Kota Tidore kepulauan pada Kamis (5/11/2020) kemarin sekitar pukul 19.30 Wit. Penangkapan tersebut berdasarkan, LP No : LP/33/X/Malut/RES Tikep TGL 21 Oktober 2020 tentang dugaan Tindak Pidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur, Minggu (8/11/2020).

Kasat Reskrim Iptu Redha Astrian, saat dikonfirmasi sejumlah media menyampaikan penangkapan tersebut berawal adanya laporan dari  Kakek R.S (korban) pada Rabu (21/10/ 2020) lalu," Dia melaporkan Tentang Tindak Pidana Persetubuhan Anak dibawah Umur, yang dilakukan oleh  RT alias RIS (20) Terlapor, terhadap Cucu Pelapor dengan berinisial R.S (15) yang di ketahui masih duduk di kursi SMA kelas 3, yang mana terjadi pada Bulan April Tahun 2020 sekitar pukul 19.30 Wit bertempat di rumah papa angkat saudara RT alias RIS (20) (Terlapor) di Kelurahan Tuguwaji Kecamatan Tidore Kota Tidore Kepulauan," kata Kasat Reskrim

Kasat mengatakan, kejadian tersebut berawal dari saudara RT alias RIS (20) (Terlapor) menghubungi korban melalui chetingan massenger dan mengajak korban untuk bertemu. Dengan isi percakapan " Baku Dapa Mari " kemudian Korban R.S menjawab " Oh Saya " dan terlapor menjemput korban di Kelurahan Dowora kemudian mengajak korban ke rumah papa angkat Terlapor yang berada di Kelurahan Tuguwaji, dan mengajak korban untuk bercerita tepatnya di ruang Televisi," Tak lama kemudian Terlapor membujuk korban dan mengatakan bahwa meminta kesucian korban, dan korban menjawab "Tara Mau" kemudian terlapor terus memaksa dan langsung membuka baju dan celana korban setelah itu langsung menindih korban dan melakukan layaknya hubungan suami istri," cerita Kasat Reskrim.

Kasat Reskirm menambahkan, saat ini Korban R.S telah hamil dengan usia kandungan sekitar 3 (tiga) bulan, atas kejadian tersebut pelapor merasa dirugikan dan tak puas langsung datang di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tidore Kepulauan untuk di proses," Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Tidore untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Perkembangan kasusnya, saat ini dalam tahap penyidikan, penyidik masih melengkapi berkas penyidikan untuk persiapan Tahap I ke Kejari Kota Tidore dan mulai hari ini sudah dilakukan penahanan,"  katanya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga