Ikan Terancam Rusak, Pedagang Desak Pemda Tidore Bayar Listrik

[Pedagang saat menyampaikan protes ke DPRD Tidore Kepulauan]

TIDORE - Pedagang ikan di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Goto Kota Tidore Kepulauan, menyerbu Kantor Walikota Tidore Kepulauan lantaran listrik pada pabrik es diputuskan oleh PLN karena tidak dibayar oleh pemerintah daerah yang sudah kurang lebih seminggu lamanya, Senin (26/10/2020).

Para pedangang dan pengusaha ikan ini mengeluh bila ikan yang ada di PPI Goto tidak secepatnya dibekukan maka puluhan ton ikan tersebut bisa rusak dan tidak dapat konsumsi lagi.

" Kalau ada yang bilang bisa ganti rugi saya punya ikan di pasar, itu saya rela. Tapi kalau tarada itu secepatnya kase manyala lampu, karena selama ini torang bayar, terus uang yang tong bayar itu dimana," kata Hajawia Ibrahim salah satu pedangan ikan.

Selain itu, sejumlah pedagang lainnya juga mengatakan bahwa, pedangan yang berada di PPI Goto dalam 1 bulan memberikan kontribusi ke daerah sebesar Rp. 30 juta yang itu masih dalam bentuk pembayaran pada pabrik es.

" Setiap bulan itu pedagang di PPI Goto sumbang ke daerah Rp.30 juta itu masih es kong dia punya uang itu dimana, listrik di PPI Goto itu BUMD Aman Mandiri dan Pengusaha Cina juga sudah bayar, tapi Pemda (Dinas Perikanan) belum bayar karena duit sudah habis, terus uang 30 juta per bulan itu dimana," kata pedangan ikan lagi.

Pantauan jarita.id, akibat terlalu lama menunggu di Kantor Walikota, lantaran Pjs Walikota Tidore Ansar Daaly sibuk dengan rapat, para pedagang ikan ini kemudian mengaduh ke DPRD Kota Tidore Kepulauan.

Sesampainya di Kantor DPRD, dihadapan sejumlah Anggota DPRD pedagang ikan ini mendesak agar Pjs Walikota dan Anggota DPRD bisa patungan untuk membayar listrik yang saat ini sudah dimatikan oleh pihak PLN," Tong minta hari ini sudah Pjs Walikota deng DPRD kase menyela lampu di pabrik es, tong ini sengsara karena ikan melek (rusak) deng rugi besar," kata para pedagang ikan.

Mendengar keluhan para pedagang ikan, Pjs Sekda Tidore Kepulauan Miftah Baay memastikan bahwa pemadaman listrik di PPI Goto akan segera diatasi pada sore nanti," Saya pastikan sebantar sore nanti listrik di PPI Goto akan menyala," kata Miftah Baay saat bersama sejumlah Anggota DPRD.

Senada juga disampaikan oleh Mochtar Djumati Wakil Ketua I DPRD Kota Tidore Kepulauan, Mochtar mendesak agar pemerintah daerah agar segera menyelesaikan persoalan tersebut, karena perputaran ekonomi dan menekan inflasi di Kota Tidore Kepulauan salah satunya masalah perikanan," Saya bersepakat dengan pernyataan Pak Sekda sore ini listrik harus dinyalakan, karana masalah ikan ini juga menekan inflasi daerah serta perputaran ekonomi," kata Mochtar.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga