ASN Tidore Minta Muhammad Konoras Buktikan Kebenaran Video agar Tidak Ikut Sebar Hoaks

[ Iswan Salim salah satu ASN di Kota Tidore Kepulauan ]

TIDORE - Menanggapi pendapat Muhammad Konoras, praktisi hukum Maluku Utara melalui disalah satu media online pada tanggal 14 Oktober 2020 yang seolah-olah memberikan pembenaran tindakan dugaan penyebar hoaks oleh seseorang berinsial IH, memantik Iswan Salim, salah satu perwakilan ASN Kota Tidore Kepulauan untuk angkat berbicara.

Kata Iswan, persoalan video dugaan hoaks sudah di laporkan ke aparat hukum pada Selasa (13/10/2020) kemarin," Kami taat hukum, sebagai warga Negara berhak melaporkan tindakan hukum yang merugikan kami (ASN) ke Kepolisian Tidore," kata Iswan.

Iswan menyatakan bahwa kasus tersebut sudah ditangani aparat berwajib, dan biarkan saja aparat penegak hukum yang bekerja membuktikan faktanya," Tak perlu berasumsi, apalagi setahu saya, Muhammad Konoras adalah salah satu staf ahli hukum pada Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan," tuturnya.

Dia menambahkan, siapapun tidak bisa lagi berasumsi maupun beropini, karena persoalan ini sudah disampaikan ke ranah hukum," Kita hormati saja tugas aparat untuk mengungkapkan dugaan hoaks," tegas Iswan.

Iswan juga meminta Muhammad Konoras kalau memandang video tersebut tidak bisa diklasifikasi sebagai berita hoaks, silahkan buktikan fakta hukumnya," Dan kami menunggu pembuktian itu. Dia harus membuktikan, jangan sampai terkesan menyebar hoaks baru lagi," ujarnya.

Pihaknya mewakili ASN di Kota Tidore Kepulauan mempercayakan  kasus tersebut kepada aparat hukum untuk bekerja," Semestinya kita memberikan kesempatan atas kerja-kerja aparat biar bisa mengungkap fakta hukum dengan cepat, bahaya loh kalau ada yang mengganggu kerja-kerja aparat dan perjuangan ASN," tukasnya.

Iswan menambahkan, ASN di Kota Tidore tetap solid, dan terus berjuang dalam jalur-jalur kebenaran dan menjunjung tinggi kebebasan demokrasi," Saya harapkan seluruh ASN jangan terpancing, kita tetap fokus pada tujuan perjuangan kita melalui jalur-jalur yang benar, konstitusional dan taat hukum. Kami percaya ada pihak yang terus mengganggu kami, menggoyang solidaritas kami, memancing emosional gerakan kami. Saya tegaskan ini gerakan moral ASN, dan saya pastikan kami tetap solid, tetap satu komando," tutup Iswan.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga