DPRD Tetap’ Ngotot ‘ Bahas KUA – PPAS 2021

[ Ahmad Ishak Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan ]

TIDORE – Meskipun Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan telah resmi melayangkan surat dengan Nomor : 910/657/01/2020 yang berisi akan sikap Pemerintah Daerah tidak lagi menghadiri dan mengikuti agenda pembahasan KUA-PPAS yang diagendakan oleh DPRD, namun DPRD tetap ngotot untuk melanjutkan agenda pembahasan KUA-PPAS 2021.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ahmad Ishak saat ditemui sejumlah awak media di ruang rapat DPRD Tidore Kepulauan, dia mengatakan berdasarkan surat tersebut, DPRD Kota Tidore Kepulauan telah melayangkan surat balasan ke Pemerintah Daerah untuk mengundang TAPD guna menghadiri agenda pembahasan KUA-PPAS 2021 yang akan digelar pada Kamis, (15/10/20) besok yang akan digelar pada pukul 10.00 Wit, Rabu (14/10/2020).

" Surat yang disampaikan pemerintah daerah dengan menyebutkan tidak ada kesepahaman bersama dalam pembahasan KUA-PPAS, kami anggap itu keliru, karena menurut kami (DPRD) pembahasan ini belum selesai dan sementara berlangsung, jadi melalui rapat internal kami bersepakat bukan karena tidak adanya kesepahaman bersama melainkan KUA-PPAS belum selesai dibahas,” ujarnya.

Sementara terkait dengan molornya pembahasan sehingga telah melewati waktu yang ditentukan sebagaimana PP Nomor 12 Tahun 2019, kata Ahmad bahwa hal itu karena banyaknya agenda DPRD, serta pembahasan KUA-PPAS juga terdapat banyak program yang dibahas termasuk TPP. “ Soal nanti TAPD mau hadir atau tidak itu soal lain, yang penting DPRD secara kelembagaan menganggap KUA-PPAS itu belum selesai,” tuturnya.

Jika Pemkot tidak hadir, bagaimana langkah DPRD.? ditanya demikian, Ahmad mengaku bahwa pihaknya akan kembali melihat mekanisme yang diatur. Sedangkan soal rencana pemerintah daerah untuk mengajukan RAPBD, Ahmad mengatakan bahwa itu semua ada tahapannya mulai dari paripurna penyampaian RAPBD, pendapat fraksi-fraksi dan jawaban walikota terkait RAPBD, namun DPRD dalam melakukan pertemuan internal belum melakukan sikap kelembagaan sampai ke arah situ. “Jika besok pemerintah tidak hadir kami tetap menghargai sikap itu,” tambahnya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga