Siap Dicopot Sebagai Pendeta untuk Menangkan Paslon AMAN

[ Pendeta Olfinsteini A. Sundah Karamoi ]

TIDORE – Menjamu pesta demokrasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan pada 9 Desember 2020 mendatang, Ummat Nasrani yang berada di sepanjang wilayah daratan Oba menyatakan sikap untuk memenangkan Pasangan nomor urut 2 yakni Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen.

Sikap tegas itu disampaikan oleh Pendeta Olfinsteini A.Sundah Karamoi saat menerima kehadiran Calon Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen untuk melakukan kampanye tatap muka di Kecamatan Oba, Minggu (13/10/2020).

Dia mengatakan alasan paling mendasar Ummat Nasrani berniat memenangkan pasangan AMAN, dikarenakan mereka berdua dianggap telah berhasil membangun Kota Tidore Kepulauan meskipun hanya dalam waktu tiga tahun massa kepemimpinan. Selain itu kepedulian pasangan AMAN terhadap Ummat Nasrani juga begitu tinggi, berbeda dengan pemimpin-pemimpin sebelumnya atau pemimpin yang lain.

“ Khusus Nasrani kami targetkan Pasangan AMAN menang 100 Persen, karena memang kepemimpinan AMAN ini selalu ada bersama kami dikala kami merindukan mereka dalam kegiatan-kegiatan hari besar gereja, bahkan 5 tahun silam kami ummat nasrani di daratan Oba hampir tidak dikenal oleh pemerintah, nanti di kepemimpinan AMAN baru kami dikenal," ungkapnya.

Olehnya itu, Pendeta sangat optimis jika pertarungan politik kali ini pasangan AMAN akan keluar sebagai pemenang, bahkan tidak ada satupun kandidat lain yang bisa melawan mereka berdua," Saya katakan AMAN pasti menang karena mereka punya cara kerja sudah terbukti dan peduli terdahap masyarakat beserta ummat nasrani, dan soal AMAN pasti menang ini karena kami juga turun langsung bukan sebatas dengar-dengar dari mulut ke mulut,” tambahnya.

Olenya itu dia ingin memastikan bahwa di pemerintahan akan datang, Ummat Nasrani tetap mendapat perhatian dan kepedulian dari pemerintah sebagaimana yang dilakukan pada Pemerintahan AMAN di periode pertama, olehnya itu dia siap meletakkan jabatan sebagai pendeta.

“Saya berjuang ini tidak stengah-stengah, saya berjuang dengan sesungguhnya, sehingga jabatan saya sebagai pendetapun sudah siap dicopot kalaupun itu melanggar aturan, yang terpenting AMAN menang dulu, namun saya percaya tuhan tidak akan membiarkan, karena saya berjuang tidak untuk mencari kepala dinas melainkan untuk saya punya ummat,” pungkasnya.

Penulis: Daffa
Editor: Redaksi

Baca Juga