Terima B1-KWK PDI Perjuangan, AMAN Anggap SALAMAT dan BAGUS Lawan Ringan

[ Foto penerimaan B1 KWK ]

TIDORE- Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim dan Muhammad Senen (AMAN) resmi terima B1-KWK dari PDI Perjuangan, Rabu (2/9/2020) kemarin.

Selain PDIP, Balon petahana ini juga sudah mengantongi B1-KWK dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Perindo, dikabarkan PBB juga akan mendukung AMAN meski tak miliki perwakilan di DPRD Tidore Kepulauan.

Capt. Ali Ibrahim mengungkapkan, jajaran DPD, DPC hingga anak ranting akan bekerja keras untuk memenangkan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

" Pesan ibu ketua umum pun demikian, jadi dengan ini memberikan spirit bagi saya sebagai calon wali kota dengan tim dalam waktu dua sampai tiga bulan ini kami akan bekerja keras," kata Ali Ibrahim usai menerima B1-KWK di Grand Majang Hotel Ternate.

Ia optimis, delapan Kecamatan di Kota Tidore Kepulauan akan dimenangkan mereka, menuju periode kedua pemerintahan Ali Ibrahim dan Muhammad Senen periode 2019-2024.

Ali Ibrahim bahkan menilai dua Balon yang dipastikan menjadi rivalnya yakni Basri Salama-Guntur Alting (BAGUS) dan Salahuddin Adrias-Muhammad Djabir Taha (SALAMAT) adalah pasangan yang ringan.

" Saya pantau di lapangan, dan tidak takabur tidak melebihi kuasa Allah, ini ringan-ringan saja," cetus Ali.

Ali menambahkan sesuai arahan DPP, Pendaftaran ke KPU akan dilakukan pada 4 September 2020. Pendukung dan simpatisan AMAN Jilid II diminta agar tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Tak lupa, Wali Kota Tidore Kepulauan ini menghimbau kepada seluruh ASN agar tetap netral dan menjaga kondusivitas pelaksanaan Pilkada 2020.

" Selaku kepala daerah saya menghimbau kepada seluruh ASN untuk selalu netral menjelang Pilkada,"imbau Ali.

Ditempat yang sama, Muhammad Senen menaggapi pernyataan Basri Salama, yang menyebut AMAN adalah lawan yang tergolong ringan.

Menurutnya, itu adalah pernyataan orang yang panik. Meski begitu, ia seakan memaklumi setiap perjuangan semua optimis menang, tapi perlu melihat situasi dan kondisi.

" Bagaimana torang (kami) yang selalu bersamaan dengan rakyat selama 5 tahun, terus orang lain bilang ringan ini kan aneh," cetusnya.

Menurutnya, waktu yang tersisa beberapa bulan ini tidak cukup bagi rival-rivalnya itu merebut kursi wali kota dan wakil wali Kota Tidore Kepulauan.

" Kenapa saya sampaikan seperti itu karena saya dan pasangan Walikota ini, setiap saat selama 5 tahun itu selalu bersama-sama dengan masyarakat Tidore Kepulauan,"ujarnya

"Saya yakin dan percaya ini karena ini perintah undang-undang sebagai warga negara mereka calon saja, tapi untuk merebut kemenangan saya yakin agak berat, saya tidak bilang ringan tapi agak berat,"pungkasnya.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga