Masyarakat Kaiyasa Dukung AMAN Pimpin Tidore Periode Kedua

[ Suasana pertemuan dengan masyarakat Kaiyasa ]

TIDORE – Meskipun kerap diterpa dengan fitnah dan tudingan miring dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab dengan tujuan untuk menjatuhkan elektabilitas Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen alias AMAN. Namun tidak membuat masyarakat terpengaruh begitu saja, bahkan dalam menjamu momentum politik 9 Desember mendatang, pasangan petahana ini terus hadiahkan dukungan dari masyarakat, Sabtu (29/8/2020).

Seperti yang terlihat di Desa Kaiyasa Kecamatan Oba Utara, dimana para masyarakatnya begitu antusias dan bersemangat untuk memberikan dukungan kepada Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen dengan harapan mereka berdua dapat kembali memimpin Kota Tidore Kepulauan pada peridoe kedua.

Hal itu tentu karena warga masyarakat di Desa Kaiyasa merasakan dampak langsung dari kepemimpinan mereka berdua yang selalu peduli terhadap kepentingan masyarakat.

Menurut Ahmad Karim salah satu tokoh masyarakat Desa Kaiyasa mengatakan bahwa Kaiyasa mungkin termasuk dalam salah satu desa yang sebelumnya minim akan perhatian Pemerintah Daerah, namun dimasa kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen. Kaiyasa banyak diperhatikan terutama soal pembangunan jalan sepanjang 750 meter yang sudah dinantikan selama kurang lebih 15 tahun, dan baru bisa terjawab dimasa pemerintahan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen.

Selain dari itu, kebijakan lainnya yang dilakukan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen untuk Desa kaiyasa adalah pembangunan Pustu Desa Kaiyasa yang saat ini sudah dilakukan rehab total dan telah selesai dikerjakan. Dan menariknya dimasa pemerintahan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen berani mengeluarkan kebijakan 10 Persen untuk Alokasi Dana Desa (ADD) untuk dinikmati oleh masyarakat yang tinggal di Desa.

" Komitmen Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen sudah teruji dan terbukti mengutamakan kepentingan rakyat dibandingkan yang lain, untuk itu kami masih mengharapkan mereka berdua terpilih kembali di periode ke dua, Sehingga atas nama masyarakat, kami berkomitmen untuk memenangkan AMAN pada 9 Desember 2020 di Desa Kaiyasa,” tegasnya dihadapan ratusan warga yang hadir pada acara silaturahim masyarakat Desa Kaiyasa dengan Muhammad Sinen.

Senada ditambahkan salah satu Pemuda Desa Kaiyasa Samaun Yahya, dia mengungkapkan bahwa sosok pemimpin seperti Muhammad Sinen merupakan sosok yang sangat didambakan masyarakat, pasalnya jika sebelumnya para pemimpin setelah terpilih kemudian jarang berkunjung dan melihat kondisi masyarakat di desa maupun kelurahan, namun dengan hadirnya Muhammad Sinen mampu membalikan pandangan itu, sehingga Muhammad Sinen jauh lebih banyak turun di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan setiap permasalahan yang dialami oleh masyarakat setempat.

" Kalau sebelumnya itu kami rindu kehadiran pemimpin sampai bosan, tapi dimasa pemerintahan kali ini, Muhammad Sinen mampu menjawab kerinduan karena hampir setiap saat kami selalu bertemu dengan beliau di Desa. Bahkan dimasa kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen ini juga telah membawa perubahan yang signifikan untuk Desa Kaiyasa dari sebelumnya yang kurang bercahaya, sekarang sudah mulai terlihat terang menderang, olehnya itu kami berharap kedepannya sikap kesederhanaan dan kepedulian dari Muhammad Sinen ini bisa dipertahankan sehingga tidak ada jarak antara pemimpin dengan masyarakatnya,” ujarnya.

Ketika ditanyakan soal calon kandidat yang lain, Samaun menuturkan bahwa dirinya tidak kenal mereka, bahkan konon katnya ada salah satu kandidat yang mengatasnamakan Putra Oba, namun sebagian masyarakat di Desa Kaiyasa juga tidak mengenal dia itu siapa. “ Saya dengan ada yang bilang Goyoba itu orang Oba, tapi banyak masyarakat disini yang tidak kenal dengan beliau termasuk saya,” pungkasnya.

Dikesempatan tersebut, Muhammad Sinen mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Desa Kaiyasa yang telah memberi dukungan kepada dirinya bersama Ali Ibrahim untuk kembali melanjutkan Periode kedua.

" Saya bukan dilahirkan dari keluarga pejabat, saya bukan dilahirkan dari anak orang kaya. melainkan saya terlahir dari kedua orang tua yang sangat miskin. maka dari itu niat saya menjadi wakil walikota bukan saja hanya untuk menjadi pejabat semata, melainkan saya ingin mewakili masyarakat pinggiran yang ada di kota tidore kepulauan untuk kita bangkit secara bersama dengan masyarakat perkotaan,” tegasnya.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga