Disbudpar Tidore Usulkan Hak Paten Budaya di Kemenkuham

[ Yakub Husain Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tidore ]

TIDORE - Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tidore Kepulauan saat ini mulai bergerak untuk menginventarisir budaya-budaya milik Kota Tidore kepulauan guna diusulkan ke Kementrian Hukum dan HAM (Menkumham) agar mendapat hak paten sebagai pemilik sah Kota Tidore Kepulauan, Selasa (25/8/2020).

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan Yakub Husain kepada sejumlah media mengatakan bahwa dalam menginventarisir budaya tak benda yang dimaksudkan itu seperti tarian Soya-Soya, Paca Goya, Falak Tidore (Ilmu yang mempelajari tentang penanggalan Bulan, Tahun dan Hari) beserta kegiatan-kegiatan budaya lainnya.

" Untuk tarian soya-soya ini kalau dalam konteks Maluku Utara banyak yang sama, tapi kalau untuk Tidore itu penamaannya berbeda-beda seperti Soya-Soya seli, Soya-Soya Tomayou, dan Soya-Soya Maliga,” ungkapnya.

Namun sebelum beragam budaya ini diusulkan untuk mendapat hak paten, kata Yakub pihaknya perlu melengkapi setiap usulan itu dengan narasi yang tentu diperkuat dengan bukti-bukti, sehingga ketika hak milik itu kemudian dikeluarkan maka tidak ada ruang bagi yang lain untuk melakukan komplen.

" Kegiatan Badabus (Tahlilan) dan Salai Jin telah kami sampaikan sebagai kegiatan budaya Nasional yang berasal dari Kota Tidore Kepulauan,” tambahnya.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga