Investasi di Tidore Terkendala Perda

[ Yunus Elake saat diwawancarai awak media diruang kerjanya ]

TIDORE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tidore Kepulauan rupanya mengalami kendala terkait dengan masalah investasi, meski sebagian investor sudah melakukan penjajakan untuk berinvestasi di Kota Tidore Kepulauan, Senin (24/8/2020).

Kepala DPMPTSP Yunus Elake saat ditemui awak media mengatakan bahwa kendala investasi di Kota Tidore Kepulauan diantaranya berupa kepastian hukum dan perda penanaman modal yang sementara dibahas oleh DPRD dan Pemerintah Daerah.

" Jaminan masalah hukum, keamanan dan Perda penanaman modal yang saat ini masih dibahas oleh DPRD dan Pemerintah Daerah," kata Yunus.

Yunus mengatakan, terkait dengan masalah jaminan hukum dan keamanan tersebut adalah permintaan dari investor yang akan melakukan investasi di Kota Tidore Kepulauan, sementara terkait dengan Perda penanaman modal bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi investor menanam modal," Itu hambatan - hambatan serta sarana prasarana, insyaallah tahun ini pembahasan perda selesai," tuturnya.

Yunus menambahkan, sampai saat untuk investor yang datang ke Kota Tidore Kepulauan masih sebatas penjajakan dan yang baru menanamkan modalnya di Kota Tidore adalah PT. Semen Tonasa yang sementara beraktivitas di daratan Oba.

Untuk itu Yunus berharap agar masyarakat Kota Tidore Kepulauan bisa mendukung dengan hadirnya investor di Kota Tidore Kepulauan.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga