8 Purna Paskibraka Siap Kibarkan Sang Merah Putih di Tidore

[ Foto bersama ]

TIDORE – Menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2020 kali ini tidak ada proses Penidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi peserta Paskibraka. Namun tidak menuyurutkan semangat Purna Paskibaraka Indonesia (PPI) Kota Tidore Kepulauan dalam menyambut HUT tersebut, Senin (10/8/2020).

Menurut Ketua PPI Kota Tidore Indra Herwindra kepada sejumlah media mengatakan bahwa apapun yang menjadi keputusan Pemerintah Daerah, PPI Kota Tidore Kepulauan menyatakan sikap untuk mendukung, pasalnya kegiatan ini tidak hanya mengatasnamakan Kota Tidore Kepulauan melainkan atas nama Bangsa Indonesia, sebab HUT RI merupakan hajatan negara.

" Soal pembatalan diklat saya tidak bisa berkomentar banyak, namun yang pasti saat ini masih dalam situasi pendemic, sehingga dilarang untuk berkelompok. Sehingga kami sangat memahami apa yang menjadi keputusan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Kendati demikian, untuk saat ini PPI Kota Tidore telah menyiapkan 8 orang Purna Paskibraka yang nantinya bertugas sebagai kelompok pengibaran bendera guna terselenggaranya Upacara HUT RI.

Selain itu, dalam pelaksanaan upacara nanti juga akan tetap dengan mengikuti Protokol Keehatan," Insya Allah besok kita lakukan gladi, jadi kami sudah siap fisik dan mental lahir bathin untuk menyambut kegiatan ini. Sementara alasan upacara kali ini kami tidak menggunakan Calon Paskibraka (Capas) yang baru tentu resikonya sangat tinggi apalagi tidak ada proses diklat, kemudian secara mental tentu mereka akan belum siap,” ujarnya.

Untuk itu dengan adanya Purna Paskibraka ini, tentu tidak menyulitkan Pemerintah Daerah dalam hal pengibaran bendera, karena mereka telah memiliki pengalaman secara mentalitas, kemudian mereka juga telah memiliki kesiapan baik pakaian dan lain sebagainya.

" Dari 8 orang purna ini kami lakukan pembagian untuk tiga orang dipersiapkan pada upacara pengibaran bendera, tiga orangnya lagi untuk upacara penurunan, dan dua orang cadangan,” jelas Indra.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa untuk pelaksanaan Upacara Kali ini disesuaikan dengan arahan yang disampaikan oleh Sekretariat Negara, sehingga jalur koordinasinya langsung dengan Panitia Hari Besar Nasional (PHBN).

Sekedar diketahui dari 8 orang Purna yang telah disiapkan itu diantaranya untuk peserta Putri atas nama Devi Oktavia Mokodongan dari sekolah SMK Negeri 3 Tikep jurusan Keperawatan, Ina Afia Nurdin SMA Negeri 1 Tikep jurusan MIPA 2, Sri Febrianti SMA Negeri 3 Tikep jurusan Mipa 1, dan untuk peserta laki-laki diantaranya, Daiyanra A. Gamsofe SMA Negeri 1 Tikep jurusan Mipa 4, Riski Apriansyah SMA Negeri 1 Tikep Mipa 1, M. Rifki SMA dari Aliyah Mareku jurusan Mipa 1, Rifai Yoga Aditya SMA Negeri 1 Tikep jurusan Mipa 5, dan Anwar M. Nur.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga