BPBD dan PU Tidore Mengaku Tidak Tahu Proyek Saluran Air di Rum Balibunga

Proyek saluran air di Rum Balibunga

TIDORE - Proyek pembangunan drainase atau saluran air sepanjang 100 meter yang berada di Kelurahan Rum Balibunga tidak memiliki papan proyek.

Pembangunan saluran air yang berlangsung kurang lebih dua bulan ini sudah mencapai 90 persen, Namun sayangnya tidak ada papan proyek yang sumber anggarannya yang terkesan disembunyikan oleh pihak kontraktor, sehingga tidak diketahui publik, Selasa (14/7/2020).

Informasi yang yang dihimpun oleh jarita.id, menyebutkan bahwa proyek pembangunan saluran air itu milik salah seorang kontraktor yang diketahui bernama Haji Amir. Dan proyek tersebut adalah proyek lanjutan yang papan proyeknya ada di Soasio.

Namun, volume dan sumber anggaran pada proyek tersebut bahkan tidak diketahui oleh para pekerja, Padahal ada sejumlah proyek lainnya di Kelurahan Rum memiliki papan proyek.

Sementara itu, saat diconfirmasi jarita.id, via telephone (kemarin) Kasubag SDA Dinas PU Kota Tidore, Jailani Hamid, mengatakan bahwa proyek pembangunan saluran air itu adalah proyek dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore.

" Itu bukan torang punya, itu proyek Bencana (BPBD), coba Anto cek di Bencana," kata Jailani sambil mengarahkan.

Selain itu, Dahlan Yusuf salah satu Kepala Bidang pada Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan saat diconfirmasi terkait dengan proyek tersebut, mengaku tidak tahu menahu soal proyek pembangunan saluran air itu," Itu bukan proyek BPBD, Tara tau itu proyek apa, bukan Kota punya," kata Dahlan Yusuf.

Terpisah, Kepala Kelurahan Rum Balibunga, Ridwan Kura, saat diconfirmasi terkait dengan kegiatan pembangunan diwilayah kerjanya, mengaku tidak mengetahui adanya pekerjaan tersebut.

" Saya belum dapat informasi, karena tarada laporan masuk soal itu, nanti saya cek dulu, itu Provinsi punya atau Kota punya saya tara tau," kata Ridwan via telephone.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga