Akademisi Minta Kinerja Petugas di LPMP Dievaluasi

Abdulkadir Ali Dekan Fisip Universitas Nuku Kota Tidore Kepulauan

TIDORE - Kasus makanan yang dikeluhkan oleh pasien yang viral di media sosial facebook milik Akun DM Ahmad, akibat dari makan Ikan dan telur yang tidak layak mendapatkan sorotan Akademisi Universitas Nuku Kota Tidore Kepulauan.

Abdulkadir Ali Dekan Fisip Universitas Nuku ketika diconfirmasi menyampaikan soal keluhan pasien yang di vonis keracunan atau alergi makanan, bukan itu yang menjadi soal. Namun yang menjadi persoalan dimana lembaga yang menangani segala kebutuhan para pasien tersebut, entah itu BPBD, Perawat bahkan Para dokter, Selasa (14/7/2020).

Namun perlu ketahui bagaimana konteks pelayanan terhadap pasien tersebut, sejauh mana pelayanan pemerintah terhadap pasien itu sendiri entah yang positif, maupun yang OTG," Apakah pemerintah benar-benar serius melayani para pasien yang berada di LPMP, mulai dari sisi higenis makanan yang kemudian di konsumsi para pasien tersebut," katanya.

Kalau terbukti pelayanan tidak serius, maka perlu dipertanyakan keseriusan pemerintah," Apakah pasien yang dibawah ke LPMP sekedar dikirim begitu saja, kalau memang sampai terbukti dari sisi makanan saja bisa kecolongan, maka patuh dipertanyakan kinerja petugas di LPMP Maluku Utara, apalagi makanan adalah salah satu yang menjadi pelayanan dasar atas kesehatan Pasien, seharusnya tidak terjadi demikian," sesalnya.

Maka hematnya tidak perlu lagi, membuat polemik baru , apakah itu keracunan atau alergi, namun perlu di lihat adalah evaluasi kinerja pada instansi terkait yang melakukan penanganan di LPMP Maluku Utara.

Ketimbang harus memperdebatkan antara Boboso dan tidak terhadap makanan," Jadi dengan kasus tersebut, maka wajib untuk memberikan warning kepada pemerintah untuk memperbaiki pelayanan terhadap pasien yang berada di LPMP, bukan justru melakukan polemik baru,"katanya.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga