Ketua Komisi III Minta Pemkot Tidore Cepat Atasi Banjir Di Oba

Malik Muhammad Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan

TIDORE - Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Malik Muhammad menyoroti banjir yang melanda tiga Desa di Kecamatan Oba, pada Senin (6/7/2020) kemarin. Malik saat diwawancarai sejumlah awak media mengaku Pemkot Tidore Kepulauan sendiri tidak punya perencanaan yang matang terkait dengan bencana, Rabu (8/7/2020).

" Seharusnya pemerintah sudah punya langkah ikhtiar, soal bencana-benacana seperti ini, terutama menginventarisir jumlah kali mati yang perlu di normalisasi, tapi ini kan tidak ada," kata Malik.

Lebih lanjut, Malik menjelaskan dalam hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan PU, Disperkim serta BPBD beberapa hari lalu belum ada kesimpulan terkait dengan kapan akan segera ditangani banjir di tiga Desa di Kecamatan Oba itu.

" Lagi-lagi kendalanya anggaran, seharusnya bencana seperti ini, anggaranya sudah disiapkan dan tidak bisa dipakai untuk yang lain, Karena kita tidak tahu bencana itu datang,"tuturnya.

Malik menambahkan, anggaran untuk bencana sendiri, di tahun 2020 sebanyak Rp 500 juta namun saja karena covid-19 anggaran di refocusing Rp 300 juta," Dan masih ada Rp 200 juta, tetapi Rp 100 juta sudah dipakai untuk tangani bencana non alam, maka tinggal Rp 100 juta lagi. Tapi sisanya itu masih tunggu layangkan surat ke keuangan, agar bisa menggunakan anggaran itu. Kondisi musibah model ini, kita masih urus administrasi,"kata Malik.

Malik juga mengaku Pemkot Tidore lemah dalam koordinasi, Seharusnya Pemkot bisa berkoordinasi dengan BWS agar bisa membantu untuk normalisasi.
Untuk itu, Malik berharap agar dalam waktu dekat SKPD terkait sudah bisa menangani persoalan banjir di tiga Desa.

" Intinya SKPD harus cepat mencari excavator untuk cepat lakukan penggarukan dan normalisasi, agar masyarakat mulai merasa nyaman. Kami khawatir jangan sampai hujan deras kembali, akan mengalami hal yang sama, apalagi persoalan ini sudah berulang kali terjadi," tutupnya.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga