Pilkada

KPU dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tidore Jalin Kerjasama

Suasana pertemuan antara KPU dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan

TIDORE - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dipastikan akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini terlihat saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan melakukan rapat bersama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, yang berlangsung diruang rapat walikota, Selasa (7/7/2020).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Capt. Ali Ibrahim. Pada pertemuan itu Ali Ibrahim mengatakan dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), sehingga dirinya meminta agar pihak Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan bergerak cepat.

" Hari ini juga draf perjanjian diberikan ke Bagian Hukum untuk dipelajari untuk diproses secepat, meskipun KPU sudah ada drafnya," kata Ali.

Sementara itu Ketua KPU Kota Tidore Kepulauan Abdullah Dahlan mengatakan pertemuan tersebut membahas kerjasama dukungan pelayanan kesehatan bagi penyelenggara pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore 2020," Perjanjian itu menindaklanjuti kerja sama antar KPU RI dengan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Penangan Covid-19 RI," kata Abdullah.

Menurutnya, permintaan dukungan pelayanan kesehatan itu direspon baik oleh Wali Kota Tidore, Ali Ibrahim, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan," Pak Wali sangat respon dukungan pelayanan kesehatan bagi penyelenggara," katanya.

Selain itu, kata Alud panggilan akrabnya, KPU juga meminta agar petugas kesehatan yang ada di Kecamatan maupun di Kelurahan dan Desa mendukung petugas penyelenggara tingkat bawah dari sisi pelayanan kesehatan," Setiap tahapan pemilihan harap didukung dengan pelayanan kesehatan, supaya semua bisa berjalan lancar," pintanya.

Dia menambahkan, KPU Kota Tidore Kepulauan meminta kesediaan Tim Gugus Tugas melakukan rapid test terhadap 221 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sebelum gerakan Coklit (pencocokan dan penelitian) data pemilih pada 15 Juli 2020," Anggaran rapid test sudah disediakan KPU untuk 1 kali tes saja, Tim Gugus tinggal melakukan rapid," jelasnya.

Selain PPDP, rapid test juga akan dilakukan pada 534 anggota PPS dan 64 anggota PPK se-Kota Tidore Kepulauan," Karena PPK dan PPS ini yang nanti mendampingi PPDP melakukan Coklit, jadi harus di rapid juga," tuturnya.

Penulis: Anto
Editor: Redaksi

Baca Juga